Apa Saja 7 Perbedaan Buku Ajar dan Modul Ajar? Simak Berikut

Perbedaan Buku Ajar dan Modul Ajar

Dalam melaksanakan tugas pendidikan, para dosen tentu rutin menulis buku dan modul ajar. Namun, sudahkah mengetahui perbedaan buku ajar dan modul ajar? Memahami perbedaan keduanya tentu penting, agar bisa disusun dengan baik tanpa resiko saling tertukar. 

Buku ajar dan modul ajar termasuk jenis-jenis bahan ajar dan wajib dikembangkan oleh dosen. Namun, keduanya termasuk karya tulis yang berbeda. Baik dari segi struktur penulisan, isi, dan aspek lainnya. Berikut informasinya. 

Baca Juga: Rekomendasi Penerbit Buku Ajar yang Kredibel dan Terpercaya

Apa Itu Buku Ajar?

Perbedaan buku ajar dan modul pada dasarnya bisa diketahui dari definisinya. Buku ajar adalah buku yang disusun untuk mendukung proses pembelajaran pada suatu mata pelajaran atau mata kuliah tertentu. 

Buku ajar menjadi salah satu jenis buku ilmiah yang bisa ditulis oleh dosen maupun guru. Dalam dunia pendidikan tinggi, buku ajar termasuk tugas pokok pendidikan yang wajib dilaksanakan oleh dosen. 

Buku ajar berisi seluruh materi perkuliahan dalam kurun waktu satu semester. Penyusunannya didasarkan pada RPS dan menyesuaikan dengan kurikulum yang diterapkan di perguruan tinggi yang bersangkutan. Buku ajar menjadi pegangan mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan dan bisa juga digunakan dalam pembelajaran mandiri. 

Baca Juga: 9 Karakteristik Buku Ajar Menurut PO Angkat Kredit [Free Ebook]

Apa Itu Modul Ajar?

Modul adalah bahan ajar yang dirancang secara sistematis dan terstruktur untuk digunakan dalam pembelajaran mandiri maupun terbimbing. Secara umum modul terbagi dalam beberapa jenis. Misalnya modul ajar dan modul pembelajaran. 

Modul ajar adalah panduan belajar untuk mendukung pembelajaran, baik mandiri maupun tatap muka. Sedangkan modul pembelajaran adalah bahan ajar terstruktur yang memuat materi lengkap untuk belajar mandiri.

Modul ajar disusun oleh dosen dan menjadi pegangan dosen dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran atau perkuliahan. Sementara modul pembelajaran disusun dosen untuk dijadikan pegangan mahasiswa saat mengikuti perkuliahan. Maupun dijadikan sumber belajar mandiri oleh mahasiswa. 

Baca Juga: Contoh Buku Ajar dan Template-nya

Perbedaan Buku Ajar dan Modul Ajar

Melalui definisi di atas, tentunya sudah memberi gambaran mengenai perbedaan buku ajar dan modul ajar. Namun, berikut penjelasan secara rinci jika dilihat dari beberapa aspek: 

1. Tujuan Penyusunan 

Aspek pertama yang menjadi pembeda antara modul ajar dengan buku ajar adalh tujuan penyusunan. Modul ajar disusun oleh dosen dengan tujuan menjadi pegangan dan dasar pelaksanaan pembelajaran atau perkuliahan. 

Sehingga dosen sudah bisa menyiapkan apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang kelancaran transfer ilmu. Sekaligus memastikan di pertemuan saat membahas suatu materi pada mata kuliah yang diampu bisa diisi dengan kegiatan pembelajaran yang tepat dan menarik. 

Sedangkan tujuan penyusunan buku ajar adalah memberikan bacaan kepada mahasiswa untuk memahami materi. Sekaligus menjadikan buku ajar tersebut sebagai pegangan mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan dengan baik. 

2. Target Pembaca 

Aspek kedua yang menjadi perbedaan buku ajar dan modul ajar adalah target pembaca. Sesuai penjelasan sebelumnya, bisa dipahami bahwa modul ajar ditargetkan untuk dibaca dan digunakan pendidik atau dosen. Sedangkan buku ajar ditargetkan untuk dibaca kalangan mahasiswa. 

3. Isi atau Konten 

Aspek berikutnya adalah dari segi isi atau materi atau konten. Pada buku ajar, isinya adalah materi perkuliahan. Umumnya akan fokus pada beberapa materi dari suatu mata kuliah dalam kurun satu semester. Sebab tujuannya menjadi pegangan mahasiswa mengikuti perkuliahan mata kuliah tertentu.  

Sedangkan isi dari modul ajar adalah rancangan atau rencana pembelajaran. Sehingga menjelaskan mata kuliah apa, materi apa, durasi pertemuan, berapa kali pertemuan, capaian pembelajaran, dll yang memandu dosen mengisi perkuliahan. 

4. Cakupan Materi 

Dilihat dari cakupan materi, juga akan dijumpai perbedaan buku ajar dan modul ajar. Buku ajar. Buku ajar yang disusun berdasarkan RPS membuatnya menjelaskan berbagai materi di satu mata kuliah secara rinci atau mendalam. 

Pada modul ajar, umumnya akan mencantumkan satu materi pada proses perkuliahan. Misalnya pada mata kuliah yang diampu dosen, maka satu modul berisi satu materi dan apa saja yang akan dilakukan untuk menyampaikan materi tersebut. 

5. Kemandirian Belajar 

Dilihat dari kemandirian belajar, juga ditemukan perbedaan. Buku ajar yang berisi penjelasan materi secara mendalam masih membutuhkan dampingan. Jadi, saat mahasiswa mempelajari materi tersebut belum memungkinkan dipahami mandiri. Masih butuh penjelasan tambahan dan dampingan dosen. 

Sementara pada modul ajar, dirancang self-instructional, Sehingga dosen yang membacanya bisa memahami seluruh instruksi yang tercantum. Kemudian bisa mempraktekannya saat mengisi perkuliahan, bahkan tanpa dampingan dosen yang lebih senior. 

6. Komponen Evaluasi 

Perbedaan buku ajar dan modul ajar berikutnya terletak pada komponen evaluasi. Secara umum buku ajar selain menjelaskan suatu materi perkuliahan. Juga mencakup latihan soal atau tugas. 

Sedangkan pada modul ajar, biasanya hanya mencantumkan rencana evaluasi pemahaman mahasiswa atau uji kompetensi yang dikuasai. Namun, tidak secara rinci bentuk tes, bentuk soal, dan bentuk uji kompetensinya bagaimana. 

7. BKD dan Angka Kredit 

Hal lain yang menjadi perbedaan keduanya adalah dari segi bobot SKS dalam BKD dan angka kredit. Menulis dan menerbitkan buku ajar, dalam BKD memiliki bobot 5 SKS. Sementara modul ajar bobotnya 2 SKS. 

Sedangkan dalam PO PAK (Kepmendikbudristek No. 209/P/2024), buku ajar memiliki 20 poin angka kredit. Sedangkan pada modul, termasuk modul ajar, memiliki 5 poin angka kredit. 

Meskipun memiliki banyak perbedaan. Namun, buku ajar dan modul ajar sama-sama penting dan harus ada atau tersedia. Modul ajar menunjang kegiatan dosen dalam menjalankan perkuliahan. Sehingga membantu meningkatkan mutu proses pembelajaran. 

Sedangkan buku ajar, menjadi pegangan mahasiswa agar lebih mudah mengikuti perkuliahan. Sekaligus memahami materi perkuliahan dengan baik. Jadi, keduanya sama-sama penting untuk disusun oleh dosen. 

Baca Juga: 10 Bentuk Kegiatan Tugas Penunjang BKD untuk Memenuhi Nilai

Struktur Buku Ajar dan Modul Ajar

Selain sejumlah perbedaan yang dijelaskan sebelumnya, pada dasarnya struktur buku ajar dan modul ajar juga berbeda. Hal ini lumrah karena keduanya jenis bahan ajar yang berbeda satu sama lain. Baik dari segi tujuan dan target pembaca atau penggunanya. Berikut rincian struktur secara umum antara buku ajar dengan modul ajar: 

1. Struktur Buku Ajar

Buku ajar berbentuk buku yang berisi penjelasan mengenai suatu materi. Sehingga isinya disusun dalam bentuk beberapa bab dan subbab, sebagaimana isi buku secara umum. Berikut strukturnya: 

  • Bagian Awal (Preliminaries) 
  1. Sampul
  2. Halaman judul
  3. Kata pengantar
  4. Daftar isi
  5. Daftar tabel/gambar (jika ada).
  • Bagian Isi 
  1. Pendahuluan bab
  2. Capaian pembelajaran bab
  3. Uraian materi (konseptual dan aplikatif)
  4. Contoh / ilustrasi
  5. Rangkuman
  6. Latihan/soal. 
  • Bagian Akhir (Postliminaries) 
  1. Daftar pustaka
  2. Glosarium (opsional)
  3. Indeks (opsional)
  4. Lampiran (jika ada). 

2. Struktur Modul Ajar

Struktur pada modul ajar berisi rincian rancangan kegiatan pembelajaran. Berikut strukturnya secara umum: 

  • Identitas modul (judul, mata kuliah, penulis, semester)
  • Petunjuk penggunaan modul
  • Tujuan pembelajaran / kompetensi
  • Uraian materi singkat dan fokus
  • Aktivitas pembelajaran
  • Contoh kasus / ilustrasi
  • Latihan/tugas
  • Evaluasi
  • Kunci jawaban dan umpan balik
  • Daftar pustaka.

Menyusun buku ajar maupun modul ajar menjadi lebih mudah dengan memahami struktur dan aspek lainnya. Termasuk perbedaan buku ajar dan modul ajar tersebut. Memudahkan penyusunan, para dosen bisa melakukan konversi KTI. Jika waktu  terbatas, maka bisa menggunakan Layanan Konversi KTI dari Parafrase Indonesia

sumber: 

  1. Haqqi Internasional Edukasi. (n.d). Perbedaan Modul dan Buku Ajar dalam Pembelajaran Modern. Diakses pada 9 Januari 2026 dari https://haqqipublisher.com/perbedaan-modul-dan-buku-ajar-dalam-pembelajaran-modern/
  2. Famulaqih, S., & Lukman, A. (2024). Pengembangan Bahan Ajar Modul Pembelajaran. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 1(2), 01-12. https://doi.org/10.61132/karakter.v1i2.156
  3. Nurlina., Basaria, F. T., Ernawati, E., Supria., & Taruliasi, A. M. (2023). Panduan Penerbitan Buku BINUS Press. https://research.binus.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Pedoman-Penerbitan-Buku-BINUS-Press.pdf
  4. Spada Indonesia. (n.d). Perbandingan Modul Ajar, RPP dan Modul Pembelajaran. https://lmsspada.kemdiktisaintek.go.id/mod/folder/view.php?id=148545
  5. Rumah Pendidikan. (2025). Contoh Modul Ajar. Diakses pada 9 Januari 2026 dari https://pusatinformasi.rumahpendidikan.kemendikdasmen.go.id/hc/id/articles/52478122488089-Contoh-Modul-Ajar

Bagikan artikel ini melalui

Picture of wahyu adji
wahyu adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di Parafrase Indonesia

Tinggalkan Balasan