Momen bulan Ramadhan selain identik dengan ibadah puasa wajib satu bulan penuh dan tadarus Al-Qur’an. Juga identik dengan kegiatan kultum subuh Ramadhan. Banyak contoh kultum subuh ramadhan yang bisa anda gunakan.
Kultum ini biasanya diisi oleh imam masjid atau siapa saja yang memang memiliki kapasitas menyampaikan topik-topik seputar agama Islam. Terutama yang berkaitan dengan ibadah di bulan Ramadhan. Lalu, apa aja contoh kultum subuh terbaru? Berikut informasinya.
Baca Juga: 10 Ayat Tentang Puasa Ramadhan Latin, Arab dan Terjemahannya
Daftar Isi
ToggleContoh dan Inspirasi Kultum Subuh Ramadhan Singkat
Bagi Anda dan siapa saja yang akan menyampaikan kultum subuh Ramadhan. Tentunya butuh beberapa contoh sebagai ide inspirasi. Sehingga bisa mengisi kultum tersebut dengan baik, menarik, dan berkesan bagi jamaah. Berikut beberapa contoh yang bisa dijadikan inspirasi:
1. Contoh Kultum Subuh tentang Menghargai Waktu
Contoh kultum subuh singkat yang pertama di bulan Ramadhan adalah mengangkat topik menghargai waktu. Sehingga bisa lebih disiplin selama bulan Ramadhan agar manajemen waktu dan pekerjaan tetap optimal. Berikut contohnya:
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat waktu. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan kita semua sebagai umatnya.
Hadirin yang dirahmati Allah. Salah satu nikmat terbesar yang sering kita lupakan adalah waktu. Waktu terus berjalan dan tidak akan pernah kembali. Allah SWT sampai bersumpah dalam Al-Qur’an:
وَالْعَصْرِۙ ١اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ ٢
“Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian…” (QS. Al-‘Ashr: 1–2)
Ini menunjukkan bahwa waktu adalah sesuatu yang sangat berharga. Orang yang tidak mampu memanfaatkannya dengan baik termasuk orang yang merugi.
Sering kali kita menunda-nunda pekerjaan, mengisi waktu dengan hal yang kurang bermanfaat, atau merasa masih memiliki banyak kesempatan. Padahal kita tidak pernah tahu kapan waktu kita di dunia ini berakhir.
Semoga kita termasuk hamba Allah yang pandai menjaga waktu, mengisinya dengan amal saleh, dan tidak menjadi golongan orang yang merugi.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
2. Contoh Kultum Subuh tentang Olahraga saat Ramadhan
Contoh kultum singkat menarik setelah shalat subuh di bulan Ramadhan adalah mengangkat topik olahraga selama puasa Ramadhan. Berikut contohnya:
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, serta kesehatan sehingga kita dapat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.
Hadirin yang dirahmati Allah. Bulan Ramadhan bukanlah alasan bagi kita untuk bermalas-malasan. Justru di bulan yang penuh berkah ini kita diajarkan untuk tetap menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan. Salah satu cara menjaga kesehatan adalah dengan berolahraga.
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ، خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَعْجَزْ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ، فَلَا تَقُلْ لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا، وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ
“Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada seorang mukmin yang lemah, namun pada masing-masingnya terdapat kebaikan. Bersemangatlah untuk meraih apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan loyo/malas. Apabila sesuatu menimpamu, janganlah berkata, ‘Seandainya dahulu aku berbuat demikian, niscaya akan begini dan begitu.’ Akan tetapi, katakanlah, ‘Itulah ketetapan Allah. Dan apa yang Dia inginkan, maka Dia kerjakan.’ Dikarenakan ucapan ’seandainya’ itu akan membuka celah perbuatan setan.” (HR. Muslim)
Kekuatan di sini tidak hanya kuat iman, tetapi juga kuat fisik. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa menjalankan ibadah puasa, shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, dan berbagai amal kebaikan lainnya dengan lebih optimal.
Tentu olahraga saat Ramadhan harus dilakukan dengan bijak. Pilih waktu yang tepat seperti menjelang berbuka puasa atau setelah berbuka atau setelah shalat tarawih. Pilih olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda santai, atau peregangan. Tujuannya bukan untuk mengejar kelelahan, tetapi untuk menjaga kesehatan agar tetap bugar dalam beribadah.
Semoga dengan tubuh yang sehat kita semakin semangat dalam beribadah dan meraih keberkahan Ramadhan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
3. Contoh Kultum Subuh tentang Canda Tawa saat Beribadah Puasa
Contoh kultum subuh singkat 5 menit berikutnya adalah tentang canda tawa saat puasa Ramadhan. Berikut detailnya:
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang masih memberikan kita kesempatan untuk menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, teladan terbaik dalam setiap aspek kehidupan.
Islam adalah agama yang indah dan penuh keseimbangan. Dalam menjalani puasa, kita tidak dilarang untuk tersenyum, bercanda, dan bergembira. Bahkan Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang murah senyum dan sesekali bercanda dengan para sahabatnya. Senyum beliau adalah sedekah.
تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ
Artinya: “Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi).
Melalui hadis ini kita semua bisa belajar memahami bahwa senyum adalah sedekah. Bercanda dan membuat saudara dan orang terdekat tersenyum saat menjalankan puasa akan memberi pahala kepada kita.
Semoga ibadah puasa kita di tahun ini berjalan lancar dan penuh dengan canda tawa sambil menanti hari raya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Baca Juga: 15+ Kegiatan Ramadhan yang Bermanfaat dan Positif
4. Contoh Kultum Subuh tentang Berbakti kepada Orang Tua
Contoh kultum subuh terbaru yang singkat tapi menarik selanjutnya adalah tentang keutamaan berbakti pada orang tua. Berikut contohnya:
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, dan kesempatan untuk terus berbuat kebaikan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, suri teladan bagi kita semua.
Hadirin yang dirahmati Allah. Salah satu amal yang paling mulia dalam Islam adalah berbakti kepada kedua orang tua. Bahkan dalam Al-Qur’an, setelah perintah menyembah Allah, langsung disandingkan dengan perintah berbuat baik kepada orang tua.
Allah SWT berfirman:
وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَ
ا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا ٢٣
Artinya: “Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik”.
Ini menunjukkan bahwa kedudukan orang tua sangatlah tinggi. Ibu telah mengandung kita dengan penuh kesulitan, melahirkan dengan taruhan nyawa, dan menyusui dengan kasih sayang. Ayah bekerja keras mencari nafkah demi kebahagiaan kita.
Semoga kita termasuk anak-anak yang berbakti, yang selalu mendoakan dan membahagiakan kedua orang tua, sehingga kita mendapatkan ridha Allah SWT.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
5. Contoh Kultum Subuh tentang Keberkahan Sholat
Selanjutnya adalah contoh kultum subuh Ramadhan tentang keberkahan menjalankan ibadah shalat. Berikut contohnya:
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, serta kesempatan untuk senantiasa menegakkan shalat. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.
Hadirin yang dirahmati Allah. Shalat adalah tiang agama dan amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat. Jika shalat kita baik, maka baik pula amalan yang lain. Shalat bukan sekedar kewajiban, tetapi sumber keberkahan dalam hidup kita.
Allah SWT berfirman:
اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ ٤٥
Artinya: “Bacalah (Nabi Muhammad) Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu dan tegakkanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Sungguh, mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Surat ini adalah salah satu keberkahan shalat. Orang yang menjaga shalatnya dengan baik, insyaAllah akan dijaga akhlaknya, lisannya, dan perbuatannya. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang selalu menjaga shalat dan merasakan keberkahannya.
Apalagi di bulan Ramadhan, semua amal perbuatan akan dilipat gandakan pahalanya. Sehingga memperbanyak ibadah shalat, tak hanya shalat wajib tapi juga sunnah bisa diterapkan. Rasulullah SAW bersabda:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِ
ى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ
عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
Artinya: ““Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
6. Contoh Kultum Subuh tentang Menahan Berkata Kotor
Berikut adalah contoh kultum subuh Ramadhan tentang menahan dari berkata kotor:
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, yang lisannya senantiasa terjaga dari perkataan yang sia-sia dan kotor.
Hadirin yang dirahmati Allah. Lisan adalah nikmat yang sering kita gunakan, namun juga paling sering membawa kita kepada dosa. Perkataan kotor, kasar, menghina, atau menyakitkan hati orang lain terkadang dianggap hal biasa, padahal dalam Islam itu adalah sesuatu yang harus dijauhi. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللّٰه وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْلِيَصْمُتْ
Artinya: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah dia berkata baik atau diam.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Melalui hadis ini, umat muslim mendapat perintah untuk berkata hal-hal yang baik. Bukan sebaliknya, seperti menyebarkan fitnah maupun kebencian. Sebab berbicara yang baik lebih utama. Jika sulit, maka bisa mengutamakan untuk diam. Rasulullah SAW bersabda:
خَمْسٌ يُفْطِرْنَ الصَّائِمَ: الْغِيْبَةُ، وَالنَّمِيْمَةُ، وَالْكَذِبُ، وَالنَّظَرُ بِالشَّهْوَةِ، وَالْيَمِيْنُ الْكَاذِبَةُ
Artinya: “Lima hal yang bisa menggugurkan pahala orang berpuasa; membicarakan orang lain, mengadu domba, berbohong, melihat dengan syahwat, dan sumpah palsu.” (HR Ad-Dailami)
Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba yang lisannya selalu basah dengan dzikir dan terjaga dari perkataan yang kotor.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
7. Contoh Kultum Subuh tentang Tadarus Al-Qur’an untuk Menghidupkan Hati
Berikut adalah contoh kultum subuh Ramadhan yang menarik tentang keutamaan tadarus Al-Qur’an di bulan Ramadhan:
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi manusia. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, yang hatinya selalu hidup dengan Al-Qur’an.
Hadirin yang dirahmati Allah. Diantara amalan yang sangat dianjurkan, terutama di bulan Ramadhan, adalah tadarus Al-Qur’an. Tadarus bukan sekadar membaca, tetapi membaca dengan tartil, memahami maknanya, dan mentadabburinya. Allah SWT berfirman:
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ ٢٨
Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram.”
Melalui firman Allah SWT ini, umat muslim mendapat petunjuk mengenai pentingnya terus mengingat Allah SWT. Salah satunya dengan membaca Al-Qur’an dan dilakukan secara kontinyu. Tidak menjadi masalah jika sedikit, tapi rutin. Membaca satu ayat lebih baik dibanding tidak sama sekali.
Bahkan dalam sebuah hadis menjelaskan, membaca setiap huruf dalam Al-Qur’an memberikan pahala berlipat ganda. Jika dibaca di bulan Ramadhan, maka tentu pahala yang didapatkan juga semakin berlipat. Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ عَبْد اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رضى الله عنه يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ
وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
Artinya: “Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi sepuluh kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR Tirmidzi)
Rumah yang dibacakan Al-Qur’an akan terasa lebih tenang, penuh berkah, dan dijauhkan dari gangguan setan. Semoga dengan tadarus Al-Qur’an, hati kita menjadi hidup, jiwa kita menjadi tenang, dan hidup kita dipenuhi keberkahan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Melalui beberapa contoh kultum subuh Ramadhan singkat, menarik, dan mengusung topik baru dari Parafrase Indonesia tersebut. Tentunya diharapkan bisa memberi inspirasi agar menunjang kelancaran dalam penyampaian kultum. Selain mengandalkan beberapa contoh di atas, tentunya sangat disarankan untuk membaca dan mencari contoh lainnya.
Supaya penyampaian kultum berjalan lebih lancar, maka bisa menyiapkan topik dan naskah kultum tersebut. Sehingga di hari H, tinggal membaca isi naskah atau dihafalkan untuk bisa tetap fokus di mata jamaah. Perbanyak mencari contoh kultum subuh menarik, sehingga bisa terbantu memilih topik terbaik dan paham cara penyampaian yang tepat.
sumber:
- UIP Publishing. (2026). 7 Materi Kultum Ramadhan Singkat 5-10 Menit. Diakses pada 23 Februari 2026 dari https://uipublishing.id/materi-kultum-ramadhan
- NU Online. (n.d). Kumpulan Kultum Ramadhan Terfavorit. Diakses pada 23 Februari 2026 dari https://nu.or.id/topik/kumpulan-kultum-ramadhan-terfavorit
- Safitri, A. G. (2024). 5 Materi Kultum Singkat yang Menarik Sebagai Renungan Kehidupan. Diakses pada 23 Februari 2026 dari https://www.detik.com/hikmah/dakwah/d-7635589/5-materi-kultum-singkat-yang-menarik-sebagai-renungan-kehidupan
- Swawikanti, K. (2026). 20 Contoh Ceramah Ramadan Singkat, Lucu, dan Menyentuh Hati. Diakses pada 23 Februari 2026 dari https://www.ruangguru.com/blog/contoh-teks-ceramah-ramadan.
- Ratnawati, N. (2026). 8 Contoh Teks Kultum Subuh tentang Bersyukur di Tengah Ujian Hidup, Lengkap Dalilnya. Diakses pada 23 Februari 2026 dari https://www.liputan6.com/islami/read/6264431/8-contoh-teks-kultum-subuh-tentang-bersyukur-di-tengah-ujian-hidup-lengkap-dalilnya
- Aulia, G. (2025). 10 Contoh Kultum Singkat tentang Sholat yang Gampang Dihafalkan. Diakses pada 23 Februari 2026 dari https://katadata.co.id/lifestyle/religi/67c9648b67f82/10-contoh-kultum-singkat-tentang-sholat-yang-gampang-dihafalkan
- Najmudin, A. (2026). Kultum Ramadhan: Menjaga Lisan, Menjaga Keberkahan Puasa. Diakses pada 23 Februari 2026 dari https://islam.nu.or.id/khutbah/kultum-ramadhan-menjaga-lisan-menjaga-keberkahan-puasa-Xlfye
- Badan Amil Zakat Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta. (2025). Manfaat Berolahraga saat Berpuasa dalam Islam. Diakses pada 23 Februari 2026 dari https://diy.baznas.go.id/berita/news-show/manfaat-berolahraga-saat-berpuasa-dalam-islam/21786
- Wahyudi, A. (2024). Hadis: Mukmin yang Kuat. Diakses pada 23 Februari 2026 dari https://muslim.or.id/95388-hadis-mukmin-yang-kuat.html

