Apa Saja Jenis-Jenis Jurnal Ilmiah di yang Bisa Dipublikasikan?

jenis jurnal ilmiah

Salah satu bentuk publikasi ilmiah yang bisa diurus dosen maupun mahasiswa adalah pada jurnal ilmiah. Namun, sebelum mempublikasikan artikel ilmiah pada sebuah jurnal. Dosen dan mahasiswa tentu perlu mengenal jenis-jenis jurnal ilmiah. 

Oleh sebab itu, mengenal jenis-jenisnya sangat penting agar publikasi di jurnal yang benar-benar tepat. Berikut informasinya. 

Apa Itu Jurnal Ilmiah?

Jurnal ilmiah adalah media publikasi artikel ilmiah berisi hasil penelitian maupun kajian pustaka yang diterbitkan secara berkala dan melewati proses peer review oleh pakar di bidangnya. 

Artikel ilmiah ini disusun oleh siapa saja yang melakukan penelitian. Mencakup dosen, mahasiswa, dan peneliti profesional dari berbagai lembaga penelitian. Selain berisi hasil penelitian, artikel ilmiah juga bisa berisi hasil kajian pustaka penulis. 

Oleh sebab itu, dosen dan mahasiswa perlu memastikan jurnal yang dituju punya scope keilmuan yang sesuai agar artikel diterima.

Baca Juga: Cara Mencari Jurnal Internasional Bereputasi untuk Penelitian Dosen

Jenis-Jurnal Ilmiah untuk Publikasi Hasil Penelitian Dosen 

Dalam menentukan jurnal untuk mempublikasikan hasil penelitian maupun kajian pustaka. Selain menyesuaikan dengan scope keilmuan. Juga perlu memastikan jenis jurnal ilmiah tersebut benar-benar tepat.  

1. Jenis Jurnal Berdasarkan Geografi dan Bahasa

Berikut jenis-jenis jurnal ilmiah yang dimaksud: 

A. Jurnal Nasional 

Jenis jurnal akademik pertama yang bisa dipilih dosen dan mahasiswa untuk publikasi ilmiah adalah jurnal nasional. Jurnal nasional dipahami sebagai jurnal yang publikasinya berskala nasional atau dalam cakupan satu negara saja. 

Dalam Kepmendiktisaintek No. 39/M/Kep/2026, jurnal nasional terbagi lagi menjadi 2 jenis. Yaitu: 

  • Jurnal nasional terakreditasi, yakni jurnal nasional yang sudah mendapat nilai akreditasi dari ARJUNA dan terindeks di dalam database SINTA. Hasil nilai akreditasi dari ARJUNA menjadi peringkat jurnal nasional tersebut di SINTA. Dimulai dari SINTA 6 sampai SINTA 1 sebagai peringkat tertinggi. 
  • Jurnal nasional tidak terakreditasi, yakni jurnal nasional yang belum diakreditasi oleh ARJUNA sehingga belum terindeks di SINTA dan tidak memiliki peringkat. Secara umum, publikasi dosen di jurnal nasional jenis ini diakui dalam AK Prestasi selama memiliki ISSN. Sebab banyak jurnal nasional belum terakreditasi karena masih baru beroperasi, sehingga masih harus memenuhi syarat untuk mengajukan akreditasi di ARJUNA. 

B. Jurnal Internasional 

Jenis-jenis jurnal ilmiah yang kedua adalah jurnal internasional, yaitu jurnal ilmiah yang publikasinya memiliki skala atau taraf internasional. Umumnya jurnal tersebut menerima artikel ilmiah dari penulis berbagai negara di dunia dan memiliki Editorial Board dari berbagai negara juga. 

Dalam Kepmendiktisaintek No. 39/M/Kep/2026, jurnal internasional terbagi lagi menjadi 2 jenis. Yaitu: 

  • Jurnal internasional terindeks basis data (database) internasional, yaitu jurnal internasional yang terindeks dalam database bertaraf internasional dan belum bereputasi. Database yang mengindeks sudah bertaraf internasional, hanya saja belum memenuhi kriteria menjadi database bereputasi. 
  • Jurnal internasional bereputasi, yakni jurnal internasional yang sudah terindeks di dalam database bereputasi. Misalnya database Scopus, World of Science, dan lain sebagainya. Secara umum, jurnal jenis ini memiliki tingkatan kredibilitas lebih tinggi dibanding jurnal internasional terindeks database internasional. 

Baca Juga: Contoh Abstrak Jurnal dari Berbagai Bidang Keilmuan

2. Jenis Jurnal Ilmiah Berdasarkan Aksesibilitas Pembaca 

A. Jurnal Open Access (Akses Terbuka) 

Jurnal open access adalah jurnal yang memberi akses bebas kepada pembaca, sehingga seluruh artikel ilmiah yang diterbitkan bisa dibaca siapa saja tanpa perlu membayar biaya langganan. 

Bagi pembaca, jurnal jenis ini paling banyak dicari karena tidak menuntut mereka keluar biaya langganan. Namun, bagi penulis artikel ilmiah (peneliti) jurnal jenis ini membebankan biaya publikasi. Disebut dengan istilah APC (Article Processing Charge).  

B. Jurnal Close Access (Akses Tertutup) 

Jurnal close access adalah jurnal yang memberi akses terbatas pada pembaca, sehingga artikel yang diterbitkan hanya bisa dibaca oleh siapa saja yang sudah membayar biaya langganan. 

Jurnal jenis ini biasanya kurang diminati oleh pembaca, sebab membebankan biaya untuk mengakses artikel yang diterbitkan. Sementara bagi penulis (peneliti), jurnal jenis ini menjadi solusi untuk publikasi hasil penelitian secara gratis. Sebab jurnal close access tidak membebankan APC. 

3. Jenis Jurnal Ilmiah Berdasarkan Penelitian

A. Jurnal Ilmiah Penelitian

Jurnal ilmiah adalah media publikasi artikel ilmiah berisi hasil penelitian maupun kajian pustaka yang diterbitkan secara berkala dan melewati proses peer review oleh pakar di bidangnya.

B. Jurnal Ilmiah Review

Jurnal ilmiah review adalah jenis tulisan akademik yang berisi pembahasan, rangkuman, dan analisis terhadap berbagai hasil penelitian yang sudah dipublikasikan sebelumnya oleh para peneliti.

Dalam jurnal ini, penulis tidak melakukan penelitian baru secara langsung, melainkan mengumpulkan banyak sumber penelitian yang relevan, lalu membandingkan, menjelaskan, dan menyusunnya menjadi pemahaman yang lebih utuh tentang suatu topik.

C. Jurnal Ilmiah Terapan

Jurnal ilmiah terapan adalah jenis jurnal ilmiah yang berisi penelitian yang berfokus pada penerapan ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah nyata di masyarakat, industri, atau lingkungan kerja.

Penelitian dalam jurnal ini biasanya tidak hanya membahas teori, tetapi juga menunjukkan bagaimana suatu konsep atau metode dapat digunakan secara langsung dalam praktik.

Baca Juga: Novelty Penelitian: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Cara Menemukannya

Manfaat Menerbitkan Artikel Ilmiah di Jurnal untuk Akademisi 

Publikasi di jenis-jenis jurnal ilmiah manapun, pada dasarnya sah saja dilakukan dosen dan mahasiswa. Sebab selama memenuhi standar yang ditetapkan Kemdiktisaintek dan perguruan tinggi. Maka tetap diakui. 

Para dosen dan mahasiswa bisa fokus menembus jurnal tujuan, karena tentu tidak mudah. Jika memang sulit, kenapa harus publikasi di jurnal ilmiah? Hal ini tidak terlepas dari manfaat yang didapatkan. Berikut penjelasan lengkapnya: 

1. Manfaat Menerbitkan Artikel di Jurnal bagi Dosen

Dosen bisa mendapatkan manfaat yang beragam jika memiliki riwayat publikasi ilmiah di suatu jurnal. Berikut beberapa diantaranya: 

A. Membantu Dosen Memenuhi BKD 

Manfaat pertama yang bisa dirasakan dosen adalah bisa memenuhi BKD. Dalam profesi dosen, khususnya dosen tetap memiliki kewajiban memenuhi BKD sebesar 12 SKS per semester. 

Salah satu sumber SKS tersebut adalah publikasi ilmiah berbentuk jurnal. Bahkan bobot SKS untuk jurnal terbilang tinggi. Sehingga sangat membantu dosen untuk memenuhi BKD. 

Jika BKD terpenuhi, maka dosen bisa mendapat tunjangan profesi, tunjangan kehormatan, sampai memenuhi syarat administratif kenaikan jabatan akademik. 

B. Membantu Pengembangan Karir Akademik 

Sesuai penjelasan di poin sebelumnya manfaat publikasi di jenis-jenis jurnal ilmiah adalah membantu pengembangan karir akademik. Sebab bisa membantu mendapat poin angka kredit. Sehingga dosen bisa segera memenuhi ketentuan AK Kumulatif untuk pengajuan usulan kenaikan jenjang. 

Tak hanya itu, riwayat publikasi ilmiah di jurnal membantu dosen memenuhi syarat khusus jabatan akademik di jenjang Lektor, Lektor Kepala, dan Guru Besar. Sehingga melancarkan usulan kenaikan jabatan akademik. 

C. Membuka Akses ke Program Hibah 

Riwayat publikasi pada jurnal ilmiah juga membantu dosen mendapat hibah. Khususnya hibah penelitian. Sebab asesor bisa mengecek produktivitas dan kinerja penelitian dosen saat mengusulkan proposal. Verifikasi lancar dan dosen dianggap lebih layak menerima hibah. 

D. Menunjang Klasterisasi Perguruan Tinggi dan Akreditasi 

Publikasi ilmiah dosen di berbagai jenis jurnal ilmiah bisa membantu perguruan tinggi yang menaungi dalam penilaian klasterisasi sampai akreditasi. Sebab menjadi bagian dari kinerja perguruan tinggi tersebut dan dinilai. 

E. Meningkatkan Posisi Pemeringkatan Perguruan Tinggi 

Publikasi dosen di jurnal juga bisa membantu meningkatkan posisi pemeringkatan perguruan tinggi. Sebab publikasi ini juga dinilai dalam pemeringkatan tersebut. 

F. Membuka Jaringan dan Peluang Kolaborasi 

Manfaat lainya, dosen bisa memperluas jaringan dengan terhubung dengan dosen maupun peneliti lain. Sehingga meningkatkan peluang berkolaborasi di masa mendatang. Kemudian bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi jurnal ilmiah. 

2. Manfaat Menerbitkan Artikel di Jurnal bagi Mahasiswa 

Sementara bagi mahasiswa, memiliki publikasi ilmiah di suatu jurnal juga memberi banyak manfaat. Diantaranya adalah: 

A. Mengasah Keterampilan Menulis KTI dan Korespondensi 

Publikasi di jurnal ilmiah membantu mahasiswa mengasah keterampilan menulis KTI, yakni pada jenis artikel ilmiah. Sekaligus keterampilan korespondensi karena harus berkomunikasi dengan editor jurnal tujuan. 

B. Membangun Portofolio 

Mahasiswa yang di masa mendatang ingin berkarir sebagai dosen maupun peneliti profesional. Maka publikasi di jurnal menjadi bagian dari portofolio dan penguatan CV. Hal ini bisa meningkatkan daya saing saat mengikuti perekrutan dosen dan peneliti. 

C. Memenuhi Syarat Kelulusan 

Ada banyak perguruan tinggi di Indonesia yang mensyaratkan kelulusan mahasiswa dengan publikasi di jurnal. Jadi, manfaat berikutnya bagi mahasiswa adalah memudahkan proses kelulusan. 

D. Memudahkan Studi Lanjut Pascasarjana 

Manfaat lainnya, adalah membantu mahasiswa untuk studi lanjut ke jenjang pascasarjana. Sebab riwayat publikasi ilmiah menjadi pertimbangan perguruan tinggi dan dosen promotor menerima aplikasi pendaftaran mahasiswa pascasarjana. 

Banyaknya manfaat yang didapatkan dosen maupun mahasiswa jika punya publikasi di jurnal ilmiah. Tentu menjadi motivasi untuk lebih semangat membangun rekam jejak publikasi di jenis-jenis jurnal ilmiah. 

Namun, publikasi di jurnal ilmiah memang sangat sulit. Sebab ada proses seleksi bertahap, mulai dari editor setelah submit sampai peer review oleh setidaknya 2 pakar di bidangnya. Belum lagi dengan biaya publikasi yang tinggi di jurnal ilmiah. 

Namun, untuk menunjang kelancaran publikasi maka bisa mengasah keterampilan menyusun artikel ilmiah berkualitas. Salah satu kiatnya dengan memahami cara menghindari plagiarisme.  Para dosen dan mahasiswa bisa mengakses ebook Panduan Antiplagiasi dari Parafrase Indonesia.

sumber: 

  1. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. (2026). Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 39/M/Kep/2026 Tentang Petunjuk Teknis Layanan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen. https://lldikti3.kemdiktisaintek.go.id/wp-content/uploads/2026/03/Salinan-Kepmendiktisaintek-39MKEP2026_Juknis-Layanan-Pengembangan-Profesi-dan-Karier-Dosen.pdf 
  2. Politeknik Negeri Padang Limau Manis. (2024). Memahami Jenis-Jenis Jurnal Berdasarkan Peraturan. Diakses pada 31 Maret 2026 dari https://p3m.pnp.ac.id/memahami-jenis-jenis-jurnal-berdasarkan-peraturan
  3. Indonesian Scientific Publication. (2026). Apa Itu Jurnal Ilmiah? Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya. Diakses pada 31 Maret 2026 dari https://idscipub.com/id/apa-itu-jurnal-ilmiah/ 
  4. Indonesian Scientific Publication. (2026). Perbedaan Jurnal Open Access dan Non-Open Access Sebelum Publikasi. Diakses pada 31 Maret 2026 dari https://idscipub.com/id/perbedaan-jurnal-open-access-dan-non-open-access/
  5. Echo, P. (2022). Benefits of Scientific Publications for Lecturers and Students According to the Directorate General of Higher Education. Diakses pada 31 Maret 2026 dari https://www.umko.ac.id/2022/10/03/manfaat-publikasi-ilmiah-bagi-dosen-dan-mahasiswa-menurut-ditjen-dikti/
  6. Universitas Medan Area. (2025). Manfaat Publikasi Jurnal bagi Dosen dan Mahasiswa: Investasi Ilmiah yang Tidak Ternilai. Diakses pada 31 Maret 2026 dari https://bpjiid.uma.ac.id/2025/06/14/manfaat-publikasi-jurnal-bagi-dosen-dan-mahasiswa-investasi-ilmiah-yang-tidak-ternilai/

Bagikan artikel ini melalui

Picture of wahyu adji
wahyu adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di Parafrase Indonesia

Tinggalkan Balasan