Penerbit HKI Buku Ber-ISBN Berkualitas dari Karya Tulis Ilmiah

Penerbit HKI Buku

Menggunakan jasa penerbit HKI buku tentunya bisa dipertimbangkan para dosen, mahasiswa, maupun kalangan peneliti. Biasanya layanan yang disediakan mencakup proses konversi KTI dan disusul layanan penerbitannya. 

Tentunya, tidak semua penerbit melayani HAKI buku maupun konversi KTI sekaligus. Beberapa hanya fokus melayani penerbitan naskah buku, beberapa lagi hanya fokus melayani konversi KTI. Lalu, penerbit mana yang melayani ketiganya? Berikut informasinya. 

Apa Itu Konversi KTI?

Konversi KTI adalah proses mengubah  satu jenis KTI menjadi jenis KTI lainnya. Sehingga terjadi perubahan struktur isi dan juga gaya bahasa. 

Contoh dalam konversi KTI adalah mengubah tugas akhir skripsi menjadi buku ilmiah, misalnya buku monograf kemudian diterbitkan. Contoh lain, mengubah artikel ilmiah jurnal menjadi buku monograf atau buku referensi. Bisa juga sebaliknya. 

Konversi KTI membantu mengubah satu KTI menjadi lebih dari 1 jenis dan bisa dipublikasikan selama sesuai ketentuan.

Baca Juga: 9 Daftar Penerbit Konversi KTI Berkualitas di Indonesia

Apa Saja Karya Tulis yang Bisa Dikonversi Menjadi Buku?

Secara umum, ada banyak jenis KTI yang bisa dikonversi menjadi KTI lainnya. Termasuk KTI tertentu yang dikonversi menjadi buku ilmiah. Baik itu menjadi buku monograf, buku referensi, maupun bunga rampai (book chapter). Berikut penjelasan detailnya: 

1. Skripsi, Tesis, dan Disertasi 

KTI pertama yang bisa dan cukup sering dikonversi menjadi buku adalah tugas akhir. Mencakup skripsi, tesis, dan juga disertasi. Biasanya latar belakang konversi adalah untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang mendasari tugas akhir tersebut. 

Bis ajuga dengan alasan ingin agar tugas akhir bermanfaat luas, bukan sekedar menjadi koleksi di perpustakaan kampus yang dibaca kalangan terbatas. Konversi ini akan membantu menjadikan tugas akhir menjadi buku ilmiah. 

Misalnya buku monograf dan bisa diterbitkan secara nasional. Hal ini membuat hasil penelitian untuk penyusunan tugas akhir bisa diakses masyarakat luas. Sehingga bisa lebih bermanfaat, baik dijadikan referensi maupun dimanfaatkan langsung hasil penelitian sesuai kebutuhan pembaca. 

2. Artikel Ilmiah pada Jurnal 

KTI Kedua yang sering dikonversi dan diterbitkan dengan bantuan penerbit HKI buku adalah artikel ilmiah pada jurnal. Hasil penelitian dosen, mahasiswa, dan peneliti sering dipublikasikan ke jurnal ilmiah. Baik itu jurnal nasional maupun jurnal internasional. 

Artikel pada jurnal tersebut bisa dikonversi menjadi buku monograf, buku referensi, atau bunga rampai. Kemudian bisa diterbitkan menjadi buku sehingga hasil penelitian diakses masyarakat luas. Bukan hanya masyarakat ilmiah sebagaimana jika diterbitkan ke jurnal saja. 

3. Artikel Ilmiah pada Prosiding

Jenis KTI ketiga yang bisa dan sering dikonversi menjadi buku adalah artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui prosiding atau seminar ilmiah. Artikel ilmiah pada prosiding memiliki struktur yang tidak berbeda jauh dengan artikel pada jurnal ilmiah. 

Artikel ilmiah ini bisa dikonversi menjadi buku monograf, referensi, maupun bunga rampai lalu diterbitkan. Sehingga bagi dosen, mahasiswa, maupun peneliti yang punya artikel terbit di prosiding. Maka bisa dipertimbangkan dikonversi menjadi buku ilmiah agar hasil penelitian diketahui dan dimanfaatkan lebih banyak orang. 

Baca Juga: Panduan Lengkap Konversi KTI Menjadi Buku Ber-ISBN

Bagaimana Cara Mendapatkan HKI di Buku Hasil Konversi?

Sesuai ketentuan yang berlaku, buku yang diterbitkan secara resmi dan memenuhi persyaratan tertentu yang ditetapkan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Maka bisa didaftarkan HKI untuk mendapatkan perlindungan hukum dari Hak Cipta. 

Setiap karya (baik berbentuk karya tulis seperti buku, poster, video, foto, dan lain sebagainya sesuai ketentuan DJKI). Berhak mendapat perlindungan hukum berbentuk Hak Cipta. Namun, Hak Cipta disini tidak didapatkan otomatis. Melainkan perlu didaftarkan pencatatannya melalui DJKI. Dimana disediakan layanan pendaftaran HKI Online. 

Lalu, apakah juga berlaku untuk buku hasil konversi? Jawabannya adalah iya. Sebab KTI tersebut sudah dikonversi dan berubah bentuk menjadi buku. Sesuai ketentuan, buku termasuk ciptaan atau karya yang dilindungi oleh Hak Cipta. 

Bagaimana cara mendapatkan Hak Cipta untuk buku hasil konversi? Secara prosedur, pengajuannya sama seperti permohonan Hak Cipta untuk buku pada umumnya. Penulis bisa mengajukan Hak Cipta secara mandiri ke DJKI. Bisa juga menggunakan jasa penerbit HKI buku. 

Jadi, mayoritas penerbit buku menyediakan layanan pengurusan atau pendaftaran HKI termasuk Hak Cipta untuk buku-buku yang diterbitkan. Sehingga penulis buku tidak perlu mengurus sendiri, melainkan dibantu pihak penerbit. Biaya pengurusan Hak Cipta akan disatukan dengan biaya penerbitan. Namun, beberapa penerbit dibuat dalam nota terpisah. 

Baca Juga: Biaya Proofreading Jurnal Ilmiah, Skripsi, Tesis dan Disertasi

Layanan Penerbit HKI dari Parafrase Indonesia

Bagi Anda yang mencari rekomendasi penerbit HKI buku. Yakni penerbit yang melayani konversi KTI sekaligus pengurusan Hak Cipta buku ke DJKI. Maka bisa mempertimbangkan layanan dari Parafrase Indonesia. 

1. Berkolaborasi dengan Penerbit Deepublish 

Memastikan proses konversi tepat dan hasilnya siap terbit, Parafrase Indonesia berkolaborasi dengan Penerbit Deepublish. Sebab sudah lebih berpengalaman melayani Konversi KTI dan menerbitkan buku ilmiah ber-ISBN. Sehingga diamin hasil konversi sesuai standar dan bisa diandalkan dosen maupun peneliti. 

2. Digunakan Banyak Akademisi

Jasa Konversi KTI dari Parafrase Indonesia telah dipercaya ratusan akademisi dari kalangan dosen di berbagai perguruan tinggi Indonesia. Mayoritas dari kalangan Profesor (Guru Besar). Sehingga dijamin hasil konversi berkualitas dan sesuai dengan standar Ditjen Dikti agar bisa masuk BKD dan menambah angka kredit. 

3. Garansi Buku Siap Terbit dan Ber-ISBN 

Hasil konversi dijamin berkualitas dan menjadi buku ilmiah siap terbit serta  ber-ISBN. Sebab konversi dikerjakan para ahli, berpengalaman, bersertifikat BNSP, sekaligus didampingi Penerbit Deepublish yang sudah menerbitkan lebih dari 20 ribu judul buku ilmiah. 

4. Jaminan Skor Plagiat Rendah 

Jika Anda khawatir hasil konversi KTI masih menghasilkan skor similarity index yang tinggi di Turnitin. Maka bersama Parafrase Indonesia tidak perlu cemas. Sebab dijamin skor similarity menurun dan akan dilampirkan bukti cek Turnitin. 

5. Naskah Dijamin Aman

Naskah KTI yang Anda kirim untuk dikonversi menjadi buku siap terbit ber-ISBN dijamin aman. Sebab seluruh proses mengikuti standar yang berlaku dalam penerbitan buku ilmiah. Sekaligus dijalankan tim bersertifikat BNSP. 

Melalui sejumlah kelebihan tersebut, maka tidak perlu ragu menggunakan layanan penerbit HKI buku dari Parafrase Indonesia. Informasi lebih rinci mengenai Jasa Konversi KTI yang disediakan bisa mengunjungi di Parafrase Indonesia

sumber: 

  1. Analisadaily. (2024). Konversi KTI Menjadi Buku Ber-ISBN Tak Lagi Sulit, Ini Kuncinya. Diakses pada 9 Maret 2026 dari https://analisadaily.com/berita/baca/2024/12/19/1058738/konversi-kti-menjadi-buku-ber-isbn-tak-lagi-sulit-ini-kuncinya/
  2. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. (2024). Panduan Pengajuan Permohonan Hak Kekayaan Intelektual Universitas Terbuka
  3. Universitas Putera Batam. (2021). Panduan Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual Universitas Putera Batam. https://lppm.upbatam.ac.id/docs/files/Panduan%20Pendaftaran%20HKI%20UPB%20Tahun%202021%20OKE(1).pdf

Bagikan artikel ini melalui

Picture of wahyu adji
wahyu adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di Parafrase Indonesia

Tinggalkan Balasan