Mencari, memperhatikan, dan mempelajari contoh skripsi bab 3 tentu menjadi agenda bagi mahasiswa Sarjana di semester akhir. Secara umum, skripsi terdiri dari 5 bab. Salah satu bab yang dinilai cukup sulit untuk disusun dan membingungkan adalah bab 3.
Maka tidak heran, banyak mahasiswa tingkat akhir yang mencari referensi dari skripsi kakak tingkat. Namun, pastikan metode penelitiannya juga sama agar tepat. Berikut informasinya.
Daftar Isi
ToggleApa Itu Penelitian Kualitatif?
Penelitian kualitatif adalah kegiatan penelitian yang fokus utamanya untuk memahami suatu fenomena secara mendalam. Fenomena ini yang menjadi topik penelitian.
Sesuai definisi ini, maka data dalam penelitian kualitatif mayoritas data nonnumerik atau data bukan angka. Sehingga sebagian besar data tersebut didapatkan dari proses wawancara mendalam, observasi, studi kasus, analisis dokumen, dll.
Baca Juga: Apa Saja Jenis-Jenis Jurnal Ilmiah di yang Bisa Dipublikasikan?
Apa Itu Penelitian Kuantitatif?
Penelitian kuantitatif adalah kegiatan penelitian yang fokus utamanya adalah mengumpulkan dan menganalisis data numerik untuk diketahui hubungan antara dua variabel atau lebih yang diteliti.
Bisa dipahami bahwa salah satu karakteristik khas penelitian kuantitatif adalah data berupa angka atau numerik. Sehingga jika memperhatikan contoh skripsi bab 3 di penelitian kuantitatif akan dijumpai perbedaan dengan penelitian kualitatif.
Dalam penelitian kuantitatif, peneliti akan menggunakan instrumen yang memungkinkan memberi data numerik. Misalnya dengan membagikan kuesioner, survei, tes, dan lain sebagainya. Teknik analisis data juga menggunakan metode statistik.
Baca Juga: Cara Mencari Jurnal Internasional di Google Scholar
Perbedaan Isi Bab 3 Kualitatif dan Kuantitatif
Isi dari bab 3 di dalam skripsi kualitatif maupun kuantitatif adalah metode penelitian. Sehingga menjelaskan bagaimana penelitian yang ditulis di naskah skripsi tersebut dilakukan oleh mahasiswa.
Meskipun judul bab sama, akan tetapi karena menjelaskan metode penelitian yang berbeda. Maka tentu isi atau substansi pembahasannya juga dijumpai perbedaan. Berikut penjelasannya:
1. Subjek Penelitian
Aspek pertama yang membedakan isi dari contoh skripsi bab 3 penelitian kualitatif dengan kuantitatif adalah subjek penelitian. Penelitian kualitatif membutuhkan data dengan kualitas baik dan mendalam. Sehingga instrumen yang paling sering digunakan adalah wawancara. Maka data didapatkan dari narasumber atau informan yang bersedia melakukan sesi wawancara dengan peneliti.
Sehingga subbab di bab 3 skripsi kualitatif tidak menyebutkan populasi dan sampel. Akan tetapi menyebutkan subjek penelitian. Jadi, jika menjumpai skripsi yang salah satu subbab di bab 3 menggunakan judul “subjek penelitian”, maka artinya skripsi tersebut dari penelitian kualitatif.
Sementara dalam penelitian kuantitatif, data didapatkan dari pengumpulan data numerik. Sehingga instrumen yang paling sering digunakan adalah kuesioner maupun survei.
Sehingga tidak menggunakan istilah subjek penelitian, akan tetapi populasi dan sampel. Jadi, salah satu subbab di bab 3 skripsi kuantitatif judulnya adalah “populasi dan sampel” bukan “subjek penelitian”.
2. Instrumen Penelitian yang Digunakan
Melalui penjelasan di poin pertama, tentunya bisa diketahui juga perbedaan kedua dari skripsi kualitatif dengan kuantitatif. Yakni dari aspek instrumen penelitian. Instrumen penelitian adalah alat bantu atau perangkat yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian.
Pada penelitian kualitatif yang mengedepankan data mendalam. Maka instrumen yang digunakan mayoritas memprioritaskan wawancara dengan narasumber. Jika butuh data pendukung untuk meminimalkan bias. Maka dikombinasikan dengan observasi, focus group discussion (FGD), studi kasus, maupun analisis dokumen.
Sementara di dalam penelitian kuantitatif yang mendapatkan data numerik. Maka data didapatkan dengan instrumen seperti membagikan kuesioner, survei, tes pada responden, dan eksperimen.
3. Teknik Analisis Data
Dalam penelitian kualitatif, analisis untuk data bukan berbentuk angka menggunakan analisis tematik. Sehingga bisa diketahui pola yang terbentuk dari data penelitian yang didapatkan. Kemudian menganalisis makna data dalam pola tersebut.
Misalnya, data kepuasan pelanggan. Jika dari 100 responden kuesioner terdapat 70 mengaku kurang puas dan sisanya mengaku sangat puas. Maka membentuk pola ada lebih banyak responden kurang puas. Maka data yang dikumpulkan dianalisis maknanya bahwa konsumen banyak yang kurang puas.
Teknik analisis data pada penelitian kuantitatif menggunakan metode statistik. Melalui metode ini, peneliti bisa mengidentifikasi korelasi, rata-rata, atau pengaruh antar variabel.
4. Uji Validitas Data
Aspek terakhir yang membedakan bab 3 skripsi kualitatif dengan kuantitatif adalah uji validitas data. Dalam penelitian, pengujian pada kualitas dan kredibilitas data diperlukan. Tujuannya memastikan data benar, valid, dan meminimalkan bias.
Pada penelitian kualitatif, uji validitas data biasanya menggunakan teknik keabsahan data. Misalnya dengan triangulasi data, perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan sebagainya.
Sementara dalam penelitian kuantitatif menggunakan teknik uji validitas dan reliabilitas statistik. Misalnya dalam uji validitas data mahasiswa atau peneliti menggunakan teknik Convergent Validity. Sedangkan untuk reliabilitas statistik menggunakan teknik Composite Reliability, Cronbach Alpha, dll.
Baca Juga: Cara Mencari Referensi Jurnal yang Terakreditasi di DOAJ
Contoh Isi Bab 3 Kualitatif
Sebagai gambaran dari 4 aspek yang menunjukan perbedaan bab 3 skripsi kualitatif dengan kuantitatif. Maka berikut adalah beberapa subbab pada contoh skripsi bab 3 untuk penelitian kualitatif:
1. Subjek Penelitian
“Subjek dalam penelitian ini terdiri dari tujuh guru IPS dan empat kepala sekolah. Guru sebagai subjek penelitian yang diambil merupakan pihak yang terlibat dalam pembelajaran IPS dengan tujuan agar subjek dapat memberikan data secara tepat terkait kreativitas guru dalam menggunakan media.
Kepala sekolah sebagai subjek penelitian lain merupakan data pendukung. Ketujuh guru dan empat kepala sekolah merupakan guru dari empat sekolah di SMP Negeri kecamatan Ngaglik. Keempat sekolah tersebut diambil dengan menggunakan teknik Population yaitu seluruh guru IPS dijadikan subjek penelitian.”
2. Sumber Data
“Dalam penelitian ini, data yang diperoleh berasal dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer merupakan sumber data yang diperoleh secara langsung dari lapangan. Sumber data primer penelitian ini meliputi wawancara dan observasi, dimana wawancara akan dilakukan kepada guru IPS.
Sedangkan sumber data sekunder merupakan sumber data yang diperoleh secara tidak langsung dari informan di lapangan. Sumber data sekunder ini berupa dokumen, meliputi arsip-arsip terkait pembelajaran IPS seperti RPP dan foto.”
Baca Juga: 19 Rekomendasi Web untuk Mencari Jurnal Nasional dan Internasional
3. Teknik Pengumpulan Data
a. Observasi
“Observasi ini dilakukan oleh peneliti selama penelitian untuk mengoptimalkan data mengenai upaya kreativitas guru IPS dalam menggunakan media pembelajaran, interaksi guru dan siswa di sekolah, dan keadaan sarana dan prasarana pendidikan yang ada di SMP Negeri di kecamatan Ngaglik, Sleman.”
b. Wawancara
“Teknik wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam.Wawancara mendalam merupakan cara mengumpulkan data atau informasi dengan cara langsung bertatap muka dengan informan, dengan maksud mendapatkan gambaran lengkap tentang topik yang diteliti.
Wawancara dalam penelitian ini dilakukan untuk memperoleh data dan informasi mengenai kreativitas guru IPS SMP dalam menggunakan media pembelajaran IPS di SMP Negeri Kecamatan Ngaglik, Sleman. “
4. Teknik Analisis Data
“Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif, yaitu dengan cara menghimpun data-data faktual dan mendeskripsikan. Data berasal dari seluruh informasi yang diperoleh dari hasil wawancara serta dokumen-dokumen melalui beberapa tahap.
Setelah pengumpulan data, pencatatan data, peneliti melakukan analisis interaksi yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Analisis dari penelitian ini berlangsung bersama dengan proses pengumpulan data, maupun dilakukan setelah data data terkumpul.”
Contoh Isi Bab 3 Kuantitatif
Sedangkan, di bawah ini adalah beberapa subbab pada contoh skripsi bab 3 untuk penelitian kuantitatif sebagai pembanding:
1. Populasi dan Sampel
Populasi
“Populasi merupakan sekumpulan individu atau subjek dalam wilayah dan waktu tertentu dengan kualitas yang sesuai untuk diamati atau diteliti (Sugiyono, 2014). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2019), populasi adalah orang, benda atau hal yang dianggap sebagai sampel untuk penelitian sesuai dengan kriteria pada masalah yang diteliti. Dalam penelitian ini target populasi yang ditetapkan secara umum adalah karyawan PT Damco Warehousing Indonesia.”
Sampel
“Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik Non Probability Sampling, yaitu teknik yang tidak memberikan peluang yang sama untuk setiap populasi yang dipilih sebagai sampel (Sugiyono, 2018:122).
Non Probability Sampling dibagi menjadi 6 jenis, meliputi sampling sistematis, sampling kuota, sampling aksidental, purposive sampling, sampling jenuh, dan snowball sampling. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis pendekatan Purposive Sampling.
Yaitu teknik pengambilan sampel yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu dan memiliki keterkaitan yang erat terhadap populasi yang dibutuhkan (Margono, 2021:178). Alasan penulis menggunakan purposive sampling, karena adanya kriteria khusus atau tidak sembarang orang dapat dijadikan sampel dalam penelitian ini. “
2. Jenis dan Sumber Data
Data Primer
Dalam penelitian ini, sumber data primer yang diperoleh dari jawaban kuesioner secara tidak langsung atau berupa google form yang disebarkan kepada responden.
Data Sekunder
Data sekunder adalah sumber data yang digunakan untuk melengkapi data-data yang telah ada dari data primer atau penelitian sebelumnya (Sugiyono, 2019:149). Pada penelitian ini, data sekunder yang digunakan penulis diperoleh dari penelitian terdahulu, seperti buku, jurnal, artikel dan sejenisnya.
3. Metode Analisis Data
“Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik analisis data Partial Least Square (PLS). PLS adalah metode analisis data statistik yang menganalisis variabel bebas (eksogen) dan variabel terikat (endogen) secara bersamaan (Ghozali dan Luthan, 2015:3).
PLS memiliki model persamaan berupa SEM (Structural Equation Modeling) dengan pendekatan berdasarkan Variance Based Structural Equation Modelling atau VB-SEM. Software yang dipilih penulis adalah SmartPLS, karena aplikasi ini memiliki banyak jalur dalam proses analisis sehingga pengujian terhadap variabel bebas dan variabel terikat dilakukan secara bersamaan dan hanya dilakukan satu kali uji.”
Memahami bahwa akan ada perbedaan isi bab 3 skripsi penelitian kualitatif dan kuantitatif. Maka para mahasiswa perlu memastikan menggunakan metode yang mana. Kemudian mencari contoh skripsi bab 3 yang memang sesuai agar isinya benar.
Parafrase Indonesia memiliki kumpulan E-Book termasuk E-Book antiplagiasi yang cocok dengan anda dan biisa di download secara gratis.
sumber:
- Bab III Metode Penelitian. (n.d). Repository STIE Indonesia Jakarta. https://repository.stei.ac.id/9092/4/BAB%203.pdf
- Bab III Metode Penelitian. (n.d). Universitas Negeri Yogyakarta. https://eprints.uny.ac.id/23896/5/5.%20BAB%20III.pdf
- Septiady, E. (2024). Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Beserta Contohnya. Diakses pada 18 Mei 2026 dari https://tsurvey.id/portal/perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif-beserta-contohnya
- Penelitian Kuantitatif VS Kualitatif : Apa Bedanya? (2023). Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Diakses pada 18 Mei 2026 dari https://library.umy.ac.id/penelitian-kuantitatif-vs-kualitatif-apa-bedanya/
- Handayani, S. (n.d). Kupas Tuntas Perbedaan Skripsi Kualitatif dan Kuantitatif untuk Pemula. Diakses pada 18 Mei 2026 dari https://skripsiexpress.com/kupas-tuntas-pengertian-perbedaan-skripsi-kualitatif-dan-kuantitatif/

