5 Perbedaan Abstrak dan Kesimpulan dalam Karya Ilmiah

Perbedaan Abstrak dan Kesimpulan

Terdapat perbedaan abstrak dan kesimpulan yang harus diketahui untuk bisa membentuk karya tulis yang berkualitas. Komponen dalam karya ilmiah seperti abstrak dan kesimpulan merupakan sesuatu yang penting sehingga tidak boleh diremehkan.

Maka dari itu memahami perbedaan antara kedua komponen karya ilmiah tersebut merupakan suatu hal yang wajib. Berikut ini adalah informasi mengenai perbedaan kesimpulan dan abstrak yang bisa menjadi referensi penulisan karya ilmiah.

Baca Juga: 5 Cara Membuat Kesimpulan Otomatis, Apa Saja?

Apa Itu Abstrak?

Abstrak merupakan bagian awal dari karya tulis ilmiah yang berfungsi untuk memberikan penggambaran singkat mengenai isi karya tulis tersebut. Terdapat beberapa karya ilmiah yang menggunakan abstrak yaitu artikel ilmiah, tesis, makalah, disertasi dan lain sebagainya. 

Karya tulis seperti naskah skripsi umumnya tidak menggunakan abstrak di dalamnya. Abstrak berisi uraian singkat yang memiliki jumlah kata antara 100 hingga 250 kata saja. Abstrak pada karya tulis ilmiah akan ditempatkan pada bagian awal sehingga bisa menjadi informasi mengenai isi karya tulis tersebut. 

Baca Juga: Perbedaan Abstrak dan Pendahuluan Artikel Ilmiah

Fungsi Abstrak

Abstrak merupakan suatu bagian penting dalam karya ilmiah yang tidak boleh diremehkan. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari abstrak tersebut. 

  • Abstrak memberikan ringkasan cepat mengenai isi dari penelitian sehingga bisa memberikan gambaran pada pembaca.
  • Abstrak membantu pembaca menilai relevansi penelitian dengan topik yang mereka cari. 
  • Abstrak menjadi bagian pertama yang tampil pada database jurnal ataupun repository yang berperan penting dalam proses pemahaman karya ilmiah. 
  • Abstrak memudahkan para pembaca dalam memutuskan apakah mereka akan membaca keseluruhan naskah karya tersebut. 

Baca Juga: Cara Membuat Abstrak Jurnal Otomatis Secara Online

Apa Itu Kesimpulan?

Kesimpulan penelitian merupakan bagian terakhir dari suatu karya tulis ilmiah yang memiliki fungsi untuk memberikan tingkatan serta hasil penelitian. Kesimpulan merupakan suatu ringkasan hasil penelitian yang menggunakan kalimat pendek. 

Kesimpulan mencakup suatu ringkasan dari tujuan penelitian, ringkasan hasil penelitian dan juga implikasi dari hasil penelitian. Umumnya kesimpulan tersaji dengan bahasa yang sederhana dan juga menggunakan kalimat efektif sehingga lebih mudah proses pemahamannya.

Fungsi Kesimpulan

Kesimpulan merupakan bagian penting dari karya tulis ilmiah sehingga perlu menjadi perhatian. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari kesimpulan pada karya ilmiah. 

  • Kesimpulan membantu merangkum hasil penelitian.
  • Kesimpulan berguna untuk menjawab rumusan masalah pada karya ilmiah.
  • Kesimpulan memberikan dasar rekomendasi bagi penelitian berikutnya.

Parafrase Indonesia saat ini aktif mendukung perkembangan jenjang karir dosen, oleh karena itu kami memiliki Layanan Konversi KTI yang membantu dosen dalam mempercepat Jabfung dan pemenuhan BKD.

Apa Saja Perbedaan Abstrak dan Kesimpulan?

Memahami perbedaan abstrak dan kesimpulan yang tepat akan membantu penulisan karya ilmiah sehingga dapat membuat karya tersebut menjadi lebih berkualitas. Untuk itu perhatikan beberapa perbedaan abstrak serta kesimpulan seperti pada poin-poin berikut ini. 

Memahami poin perbedaan antara kedua komponen karya ilmiah tersebut bisa membantu pembentukan naskah yang lebih baik. 

Tata Letak

Tata letak keduanya juga cukup berbeda. Abstrak ditempatkan pada bagian awal dan di bawah judul karya. Kesimpulan ada di bagian akhir karya ilmiah.

Isi

Isi dari kedua komponen karya tulis ilmiah tersebut cukup berbeda. Isi abstrak sendiri merupakan gambaran singkat karya tulis ilmiah berupa kegiatan penelitian, teori secara singkat hingga hasil penelitian. Sedangkan cara membuat kesimpulan adalah dengan meringkasan dari isi keseluruhan karya tulis ilmiah tersebut. 

Panjang Kata

Abstrak sendiri cenderung lebih pendek daripada kesimpulan. Kesimpulan akan lebih panjang karena berisi informasi yang lebih mendalam dan detail. 

Tujuan

Tujuan dari abstrak yaitu untuk memberikan gambaran tentang isi karya tulis ilmiah. Kesimpulan sendiri berperan sebagai ringkasan keseluruhan karya ilmiah. 

Pertanyaan yang Dijawab

Abstrak akan menjawab pertanyaan pembaca mengenai isi dari penelitian dari karya ilmiah tersebut. Pembaca bisa menilai apakah karya tulis ilmiah tersebut sesuai dengan apa yang mereka cari. Informasi di dalamnya bisa membantu dalam memutuskan apakah ingin membaca karya tulis ilmiah tersebut atau tidak. 

Kesimpulan sendiri merupakan ringkasan yang mendalam mengenai isi keseluruhan dari karya tulis ilmiah. Selain itu, di dalamnya juga terdapat gambaran hal apa saja yang perlu dilakukan setelah penelitian. Contohnya yaitu melanjutkan penelitian ulang atau adanya penelitian lanjutan. 

Apakah Abstrak dan Kesimpulan itu Sama?

Melalui perbedaan abstrak dan kesimpulan tersebut, bisa diketahui bahwa keduanya merupakan suatu bagian karya tulis yang berbeda. Abstrak merupakan suatu gambaran singkat dari karya tulis ilmiah yang berbeda dengan kesimpulan.Kesimpulan sendiri merupakan ringkasan dari karya tulis ilmiah tersebut.

Peran dan fungsi dari kedua komponen karya tulis ilmiah ini berbeda sehingga keduanya memiliki isi yang berbeda juga. Abstrak menjadi acuan bagi pembaca untuk menilai Apakah karya ilmiah tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka sehingga mau melanjutkan membaca atau tidak.

Kesimpulan sendiri merupakan suatu ringkasan yang membantu para pembaca sehingga bisa mempengaruhi maksud dari keseluruhan isi karya tulis dengan lebih efisien. 

Kesalahan yang Sering Dilakukan

Dalam penulisan abstrak dan kesimpulan, terdapat beberapa kesalahan yang mungkin sering ditemukan. Kesalahan-kesalahan Ini bisa memberikan efek pada penulisan karya ilmiah sehingga menurunkan kualitasnya. 

Maka dari itu penulis harus dapat memperhatikan berbagai kesalahan umum yang sering terjadi ketika menulis abstrak serta kesimpulan. Perhatikan juga perbedaan abstrak dan kesimpulan seperti pada bab sebelumnya. 

1. Kesimpulan terlalu panjang

Kesalahan umum dalam penulisan kesimpulan yang pertama yaitu pembuatannya yang terlalu panjang. Kesimpulan seharusnya merupakan suatu ringkasan pendek dari keseluruhan bab karya ilmiah. Penulis tidak perlu memberikan kesimpulan yang terlalu panjang. Penulis sebaiknya memberikan ringkasan berupa poin-poin jawaban masalah yang bisa berguna. 

2. Abstrak yang berisi teori

Kesalahan umum yang terlaksana pada pembuatan abstrak yaitu penulisannya yang berisi teori. Abstrak merupakan suatu bagian dari karya tulis ilmiah yang berisi tentang apa saja yang kamu kerjakan serta hasil penelitian. Penulis tidak boleh menuliskan teori secara keseluruhan pada bagian ini. 

3. Tidak ada hasil penelitian di abstrak

Kesalahan umum yang selanjutnya yaitu tidak adanya hasil penelitian pada abstrak. Banyak sekali yang terlalu fokus pada penulisan teori di komponen abstrak sehingga merupakan hasil penelitian. Padahal hasil penelitian harus disebutkan pada abstrak sehingga bisa menjadi informasi yang berguna. 

4. Kesimpulan dan abstrak yang sama

Kesalahan umum yang selanjutnya yaitu penulisan kesimpulan dan abstrak yang mirip atau sama. Sebaiknya perhatikan perbedaan keduanya sehingga bisa membuat karya tulis yang berkualitas sehingga tiap bagian bisa sesuai dengan fungsinya. 

Itulah dia informasi mengenai perbedaan abstrak dan kesimpulan yang bisa menjadi referensi penting bagi para dosen maupun penulis yang ingin membuat karya ilmiah sehingga bisa membuat karya yang berkualitas. Karya ilmiah yang berkualitas ini bisa menjadi sarana terbaik untuk mencetak ilmu pengetahuan yang berkualitas pada masyarakat. 

Picture of wahyu adji
wahyu adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di Parafrase Indonesia

Tinggalkan Balasan