Download Format Buku Ajar Dikti Sesuai Standar agar Lolos ISBN

format buku ajar dikti

Mengecek dan memahami format buku ajar Dikti tentu menjadi hal wajib bagi semua dosen di Indonesia. Sebab buku ajar tidak bisa disusun dosen asal-asalan. Melainkan harus disusun mengikuti standar atau ketentuan Ditjen Dikti. 

Salah satu ketentuan tersebut adalah format penulisan yang tentunya harus sesuai. Jika tidak sesuai, maka ada resiko buku ajar tidak diakui. Padahal, bisa jadi dosen menyusunnya dengan penuh perjuangan. Jadi, seperti apa formatnya? Berikut informasinya. 

Baca Juga: 9 Karakteristik Buku Ajar Menurut PO Angkat Kredit [Free Ebook]

Apa Itu Buku Ajar?

Dikutip dari Panduan Penulisan Buku Ajar IAIN Salatiga, buku ajar adalah buku yang digunakan untuk kegiatan belajar mata kuliah yang disusun oleh dosen atau tim dosen pengampu mata kuliah tersebut sesuai dengan bidang ilmunya, serta diterbitkan secara resmi atau ber-ISBN.

Buku ajar berisi materi perkuliahan dari mata kuliah yang diampu dosen dan disusun dosen pengampu mata kuliah tersebut. Sehingga penyusunannya mengacu pada RPS yang disusun dosen menjelang awal semester baru. 

Dalam BKD (Beban Kerja Dosen), buku ajar merupakan salah satu bentuk pelaksanaan kegiatan pendidikan dalam unsur pengembangan bahan ajar. Jadi dosen di Indonesia berkewajiban menyusun buku ajar sesuai RPS. Kemudian wajib diterbitkan dengan memenuhi format buku ajar Dikti dan ketentuan lainnya. 

Mengapa Buku Ajar Harus Sesuai Standar Dikti?

Selain buku ajar, dosen juga berkewajiban menyusun buku ilmiah lain. Seperti buku monograf, buku referensi, dan bunga rampai (book chapter). Semuanya harus mengikuti format Dikti. Kenapa harus mengikuti ketentuan atau standar Ditjen Dikti? Berikut penjelasannya: 

1. Menjamin Kualitas Buku Ajar 

Alasan yang pertama kenapa harus menyesuaikan dengan format buku ajar yang ditetapkan Ditjen Dikti adalah menjamin kualitasnya. Jika format tidak ditentukan dari Ditjen Dikti, maka tidak akan seragam. 

Padahal buku ajar wajib ditulis semua dosen di Indonesia, khususnya bagi dosen tetap. Format yang tidak sama akan membuat kualitas tidak setara. Maka menjamin semua buku ajar punya mutu yang sama, ditetapkan standar dan format oleh Ditjen Dikti. 

2. Membantu Pembelajaran Efektif 

Alasan yang kedua, isi buku ajar yang sesuai dengan ketentuan Ditjen Dikti dijamin lebih efektif menunjang pembelajaran mahasiswa. Sebab isinya sudah ditakar dan dipastikan sesuai kebutuhan mahasiswa dalam mendalami materi perkuliahan. 

3. Keseragaman Buku Ajar di Indonesia 

Alasan ketiga adalah menciptakan keseragaman. Seluruh buku ajar yang ditulis semua dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia memiliki isi yang sama. Meski materi pembahasan berbeda, akan tetapi struktur dan format penulisan sama. 

Keseragam ini penting agar menjadi standar nasional. Dosen pun tidak bingung harus menulis dan menerbitkan naskah buku ajar seperti apa dan bagaimana. Sebab standarnya sudah ditetapkan Ditjen Dikti dan berlaku nasional. 

4. Diakui Ditjen Dikti 

Alasan lain, adalah untuk mendapat pengakuan dari Ditjen Dikti. Tanpa kesesuaian dengan format buku ajar yang ditetapkan, maka tidak akan diakui. Dampaknya, buku ajar tidak bisa masuk laporan BKD dan masuk penilaian angka kredit untuk kenaikan jabatan fungsional dosen. 

Baca Juga: Apa Saja 7 Perbedaan Buku Ajar dan Modul Ajar? Simak Berikut

Format Buku Ajar Dikti

Melalui beberapa alasan yang dijelaskan sebelumnya, tentu memotivasi dosen untuk menyesakan dengan ketentuan format buku ajar Dikti. Apa saja? Berikut penjelasannya: 

1. Struktur Buku Harus Lengkap dan Sesuai Ketentuan 

Aspek pertama, struktur buku ajar harus sesuai dengan standar yang ditetapkan Ditjen Dikti. Secara umum, strukturnya adalah sebagai berikut: 

  1. Preliminaries
  • Halaman Perancis
  • Halaman Judul Utama 
  • Halaman Hak Cipta 
  • Halaman Persembahan 
  • Halaman Ucapan Terima Kasih (Acknowledgments) 
  • Halaman Kata Pengantar 
  • Halaman Prakata 
  • Daftar Isi 
  • Daftar Tabel dan Gambar
  1. Bagian Isi 
  • Bagian (Part) 
  • Bab atau Subbagian (Chapter) 
  • Subbab 
  • Subsubbab f
  • Referensi atau Daftar Pustaka
  1. Postliminaries
  • Halaman Lampiran 
  • Halaman Glosarium 
  • Halaman Indeks 
  • Halaman Biografi Penulis

2. Memenuhi Ketentuan Jumlah halaman

Format buku ajar Dikti berikutnya adalah terkait jumlah halaman. Sesuai standar, buku ajar yang ditulis dosen minimal terdiri dari 49 halaman. Sehingga ikut memenuhi syarat mendapatkan ISBN dari Perpusnas RI saat diterbitkan. 

Namun, jika buku ajar tersebut ditulis dosen dari program hibah. Umumnya diminta minimal terdiri dari 200 halaman. Perhitungan halaman dimulai dari halaman pertama bab pertama sampai bab terakhir (isi buku ajar). Bukan dari cover dan bagian postliminaries. 

3. Buku Merupakan Karya Tulis Asli

Format ketiga, buku ajar yang ditulis dosen adalah karya orisinil dan bukan karya hasil menjiplak (plagiarisme). Umumnya, pihak penerbit akan meminta penulis menyusun surat pernyataan keaslian naskah. 

4. Bebas Plagiarisme

Standar yang keempat adalah bebas dari plagiarisme. Jadi, isi buku ajar harus dipastikan bebas dari plagiat. Penulis biasanya akan diminta penerbit untuk melampirkan bukti cek plagiat. Misalnya laporan skor similarity indeks dari Turnitin atau aplikasi cek plagiat lainnya. 

5. Ukuran Cetak Buku

Format terakhir, adalah berkaitan dengan ukuran cetak saat naskah buku ajar dicetak dalam proses penerbitan. Secara umum, buku ajar harus dicetak dalam ukuran UNESCO dan minimal di ukuran A5. Detailnya bisa berkonsultasi dengan pihak penerbit, sebab lebih berpengalaman menerbitkan buku ajar. 

Download Format Buku Ajar Dikti

Bagi para dosen yang ingin lebih praktis dalam mengikuti ketentuan format buku ajar Dikti. Maka bisa menggunakan format atau template buku ajar yang siap digunakan. Sebagai contoh berikut beberapa format buku ajar yang bisa dilihat dan diunduh dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia: 

1. Format Buku Ajar Dikti 1

Format yang pertama adalah template buku ajar yang diterapkan di Universitas Muhammadiyah Magelang. Template ini tentunya sudah sesuai standar Ditjen Dikti dan bersifat nasional. 

Template bisa dilihat dan diuntuh melalui tautan berikut https://docs.google.com/document/d/1Ko7WHF8oIhG0_U9r3CyfnppBbyawxJdB/edit?usp=drive_link&ouid=101837299464896328179&rtpof=true&sd=true  

  1. Format Buku Ajar Dikti 2

Format buku ajar yang kedua adalah format yang disediakan Universitas Medan Area. Tentunya tetap sesuai dengan standar Ditjen DIkti yang bersifat nasional. Format atau template buku ajar bisa diunduh maupun dilihat melalui tautan berikut https://drive.google.com/file/d/1nllfbFsgKOoibM97A6VqvHILWTBUDofV/view?usp=sharing

Melalui 2 contoh template buku ajar tersebut, tentu semakin memudahkan dosen dalam menyusun naskah buku ajar. Sebab template ini bisa dijadikan dasar dalam menyusun kerangka tulisan buku ajar. 

Buku ajar juga bisa lebih cepat diselesaikan penyusunannya, jika dosen melakukan proses konversi. Yakni konversi RPS yang disusun di awal semester. Namun, jika kesulitan karena keterbatasan waktu dan faktor lainnya. Konversi RPS menjadi buku ajar bisa dikerjakan tim profesional. Salah satunya melalui layanan Konversi KTI dari Parafrase Indonesia. 

sumber: 

  1. Institut Agama Islam Negeri Salatiga. (n.d). Pedoman Penulisan Buku Ajar. https://iainsalatiga.ac.id/web/wp-content/uploads/2019/03/Pedoman-Penulisan-Buku-Ajar-IAIN-Salatiga.pdf
  2. Universitas Muhammadiyah Surakarta. (2025). Panduan Penulisan Buku Ajar Universitas Muhammadiyah Surakarta. https://bukuajar.ums.ac.id/static/panduan/Buku_Pedoman_Buku_Ajar_2021-2022.pdf
  3. JF Inspira. [@jfinspira]. (2025, Nov 25). Kenapa sih buku ajar harus mengikuti standar DIKTI?… [Foto]. Instagram. https://www.instagram.com/p/DReSxCMEtnJ/ 
  4. Zulfikar, R. (2021). Webinar Pelatihan Penulisan Buku Referensi & Monograph UPT Publikasi Uniska MAB Banjarmasin 25 November 2021. https://ppj.uniska-bjm.ac.id/wp-content/uploads/2021/11/Materi-Menulis-Buku-Referensi-dan-Monograph_Rizka-Zulfikar.pdf

Bagikan artikel ini melalui

Picture of wahyu adji
wahyu adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di Parafrase Indonesia

Tinggalkan Balasan