Konversi KTI dengan Layanan Paket Buku Monograf Berkualitas

Layanan Paket Buku Monograf

Parafrase Indonesia menawarkan layanan Paket Buku Monograf yang tentu relevan dengan kebutuhan dosen di Indonesia. Paket layanan ini tentu memberi kemudahan dan kepraktisan. Sebab dosen tidak lagi harus mencari jasa konversi terpisah dengan jasa penerbitan. 

Namun, apa saja keuntungan dari menggunakan layanan paket atau bundling satu ini? Hal ini tentu menjadi pertanyaan dan bahan pertimbangan kalangan dosen sebelum mengaksesnya. Berikut informasinya. 

Baca Juga: Raih Buku Ajar Berkualitas dengan Layanan Konversi RPS dari Parafrase Indonesia

Keuntungan Konversi KTI Menjadi Buku Monograf bagi Dosen 

Konversi KTI merupakan proses mengubah struktur dan gaya bahasa dari satu jenis KTI ke jenis KTI lainnya. Salah satunya adalah konversi KTI menjadi buku monograf. Mengonversi naskah KTI menjadi buku monograf memberi banyak keuntungan bagi dosen. Diantaranya adalah: 

1. Optimasi Penyebarluasan Hasil Penelitian Dosen 

Keuntungan yang pertama, konversi KTI menjadi buku monograf merupakan bagian dari penyebarluasan hasil penelitian. Jadi, upaya ini merupakan bentuk pelaksanaan kewajiban akademik tersebut. 

Selain itu, dengan hasil penelitian dipublikasikan ke dalam buku monograf. Maka bisa memperluas jangkauan pembaca. Sebab tidak semua orang membaca artikel prosiding dan jurnal. Sehingga bisa membaca buku ilmiah. 

2. Meningkatkan Potensi Jumlah Sitasi 

Publikasi ilmiah dosen tentunya penting untuk disitasi oleh penulis, akademisi, dan peneliti lain. Jumlah sitasi ini akan mempengaruhi skor H-indeks maupun SINTA Score. Sehingga semakin tinggi sitasi, semakin tinggi skor tersebut. 

3. Menguatkan Riwayat Publikasi dan Kepakaran Dosen 

Keuntungan ketiga, menggunakan layanan konversi KTI menjadi buku monograf membantu menguatkan riwayat publikasi ilmiah. Sebab dosen memiliki lebih banyak bentuk publikasi ilmiah. Tidak hanya prosiding dan jurnal, akan tetapi juga aktif menerbitkan buku ilmiah. 

4. Membantu Dosen Memenuhi Target BKD 

Keuntungan keempat, menggunakan layanan Paket Konversi Buku Monograf membantu dosen dalam memenuhi BKD. Sesuai ketentuan Kemdiktisaintek, dosen di Indonesia berkewajiban memenuhi target beban kerja sebesar 12 SKS per semester. 

5. Membantu Dosen Mengoptimalkan Perolehan Angka Kredit 

Sejalan dengan buku monograf yang bisa membantu memenuhi BKD. Maka artinya, menulis dan menerbitkan buku monograf dari proses konversi KTI juga memberi poin angka kredit. 

Dalam regulasi terkini yang diatur melalui Kepmendiktisaintek No. 39/M/KEP/2026, buku monograf punya 40 poin angka kredit. Besaran ini tentu terbilang tinggi karena setara dengan angka kredit untuk publikasi artikel di jurnal internasional bereputasi pada peringkat Q1. 

6. Menunjang Ketersediaan Referensi dan Pegangan Pembelajaran

Keuntungan berikutnya, tidak hanya dirasakan oleh dosen akan tetapi juga dari pihak pembaca. Buku monograf hasil konversi KTI jika diterbitkan, maka menyediakan bahan bacaan bagi masyarakat luas.  Berhubung data atau informasi di dalamnya dari hasil penelitian, maka bisa dijadikan pegangan dosen dalam pembelajaran.

7. Memberikan Passive Income pada Dosen  

Keuntungan lainya, menulis dan menerbitkan buku monograf lewat proses konversi juga membantu dosen mendapat sumber passive income. Yaitu penghasilan yang rutin diterima tanpa harus bekerja secara aktif. 

Parafrase Indonesia memiliki Layanan Konversi KTI Menjadi Buku yang membantu anda dalam mengubah naskah KTI (jurnal, hasil penelitian, modul ajar, dll) menjadi buku

Hal-Hal yang Sering Menghambat Dosen dalam Konversi KTI 

Membantu mempertimbangkan layanan Paket Konversi Buku Monograf dari Parafrase Indonesia. Berikut adalah beberapa kendala yang sering dihadapi dosen dalam proses konversi KTI menjadi buku monograf maupun jenis buku ilmiah lainnya: 

1. Kesulitan dalam Menulis Ulang Struktur Naskah 

Kendala umum yang sering dihadapi para dosen dalam konversi KTI menjadi buku monograf adalah penyesuaian struktur. Seperti yang diketahui, struktur isi dari KTI nonbuku dengan buku monograf berbeda cukup jauh.  Misalnya saja pada KTI artikel ilmiah, struktur menggunakan format IMRaD.

2. Kendala dalam Mengubah Gaya Bahasa 

Kendala dalam konversi KTI ke buku monograf selanjutnya adalah dalam penyesuaian gaya bahasa. Selain struktur atau sistematika penulisan, gaya bahasa KTI nonbuku dengan buku ilmiah berbeda signifikan. 

Meski sama-sama harus mengedepankan pemilihan ragam kata baku dan kalimat efektif. Namun, gaya bahasa pada KTI nonbuku dibuat lebih tegas sehingga kaku dan monoton. Sementara gaya bahasa di buku dibuat lebih menarik. 

3. Skor Similarity Cenderung Masih Tinggi 

Kendala berikutnya, dosen kadang memutuskan mengakses layanan Paket Konversi Buku Monograf karena terkendala pada skor similarity indeks. Skor ini biasanya ditampilkan oleh laporan Turnitin saat mengecek tingkat kesamaan teks. 

Semakin tinggi skor tersebut, semakin terindikasi ada tindakan copy paste tanpa parafrase. Hal ini tentunya menjadi penyebab naskah KTI dan buku ilmiah tidak dikerjakan dengan baik karena berisi kutipan-kutipan langsung. 

4. Memenuhi Jumlah Halaman Minimal Buku Monograf 

Kendala berikutnya yang juga banyak dihadapi dosen adalah memenuhi standar jumlah halaman minimal. Dalam regulasi Kemdiktisaintek terbaru, buku monograf akan diakui dalam penilaian AK Prestasi jika jumlah halaman minimal 125 lembar. 

Jumlah ini tentu tidak bisa dikatakan sedikit. Buku monograf yang fokus membahas satu topik dan harus bisa dijabarkan sampai 125 halaman. Tentu menjadi tekanan tersendiri. 

5. Akses Referensi Relevan yang Terbatas 

Dosen dalam konversi KTI menjadi buku monograf juga sering terkendala dalam akses referensi. Referensi pada topik tertentu bisa jadi memang terbatas karena jarang peneliti yang meneliti topik tersebut. Dampaknya, dosen yang fokus pada topik ini menjadi kesulitan dalam melakukan penelitian maupun konversi KTI.

6. Padatnya Beban Kerja Akademik 

Kendala berikutnya, dosen di Indonesia diketahui punya beban akademik yang tinggi. Misalnya dari tri dharma yang berisi 3 tugas pokok. Waktu dan sumber daya lain yang dimiliki dosen bisa tercurah disini. 

Layanan Paket Buku Monograf di Parafrase Indonesia

Berbagai kendala dalam mengerjakan konversi naskah KTI. Tentu membuat layanan konversi buku monograf semakin penting untuk dipertimbangkan oleh dosen. Salah satunya melalui Paket Konversi Buku Monograf dari Parafrase Indonesia. 

Layanan konversi atau Paket Buku Monograf adalah layanan mengubah artikel ilmiah maupun KTI jenis lain menjadi naskah buku monograf. Melalui layanan ini, dosen bisa memastikan KTI yang dimiliki diubah menjadi buku monograf berkualitas dan siap terbit. 

Keuntungan Paket Buku Monograf dari Parafrase Indonesia

1. Dijamin Sesuai Struktur dan Karakteristik Buku Monograf 

Keuntungan pertama, layanan dari Parafrase Indonesia ini menjamin hasil konversi sesuai dengan standar buku monograf. Mulai dari struktur penulisan yang sesuai dengan standar buku monograf di Indonesia. 

2. Penyesuaian dan Penambahan Materi Pembahasan 

Tim profesional dan berpengalaman dari Parafrase Indonesia tidak hanya membantu menyesuaikan struktur dan gaya bahasa. Dalam layanan konversi KTI menjadi buku monograf juga ada tahap penyesuaian materi pembahasan. 

3. Skor Similarity Indeks Dibantu untuk Turun Signifikan 

Proses konversi yang dikerjakan tim Parafrase Indonesia menggunakan teknik terbaik dan tentunya sesuai etika publikasi ilmiah. Sehingga hasil konversi dijamin orisinil dan dibantu untuk mengoptimalkan penurunan skor similarity indeks. 

4. Mencakup Parafrase dan Proofreading 

Dalam upaya mengoptimalkan skor similarity di batas aman, proses konversi KTI dipastikan parafrase secara menyeluruh. Sehingga naskah ditulis ulang oleh ahlinya dengan bahasa sendiri. Supaya dari awal memang orisinil dan tidak ada praktek copy paste. 

5. Tersedia Layanan Konsultasi 

Paket Konversi Buku Monograf juga dilengkapi dengan layanan konsultasi dengan Customer Service berpengalaman. Sehingga para dosen yang memiliki pertanyaan, ada kendala dalam naskah dan konversi, dan lain sebagainya. 

6. Garansi Siap Terbit Ber-ISBN 

Keuntungan berikutnya, paket buku monograf juga akan dipastikan terbit ber-ISBN. Tim dari Parafrase Indonesia akan memastikan naskah hasil konversi memenuhi standar buku monograf dari Kemdiktisaintek. Sekaligus standar atau syarat untuk mendapat ISBN dari Perpusnas RI. 

7. Kualitas Naskah Buku Monograf Lebih Optimal 

Keuntungan lainnya, naskah buku monograf hasil konversi KTI juga dipastikan punya kualitas mumpuni. Sebab dikerjakan dengan parafrase dan dilakukan proses penyuntingan setelahnya. Selain itu, dibantu juga proses penerbitan dengan editorial yang dijalankan profesional. 

Cara Daftar Layanan Paket Konversi Buku Monograf 

Bagi para dosen yang merasa butuh bantuan profesional untuk mengonversi KTI menjadi buku monograf. Maka bisa mengakses layanan konversi buku monograf dari Parafrase Indonesia. Yakni melalui Paket Konversi Buku Monograf. 

Bagaimana cara mengakses layanan ini? Para dosen bisa mengunjungi website resmi Parafrase Indonesia. Kemudian memilih layanan paket buku monograf tersebut. Opsional lebih praktis, bisa mengunjungi tautan berikut https://parafraseindonesia.com/layanan/paket-konversi-kti-menjadi-buku-monograf/

Naskah KTI yang sudah dikirim akan diproses untuk dikonversi menjadi buku monograf oleh tim profesional. Hasil konversi tidak serta-merta langsung diterbitkan. Namun diserahkan kembali kepada dosen untuk dikoreksi, diminta dilakukan revisi, dll. 

Jika sudah sepakat hasil konversi sesuai keinginan dan pertimbangan lain. Barulah tim Parafrase Indonesia akan memprosesnya ke tahap cetak dan penerbitan. Para dosen juga leluasa memilih ingin diterbitkan sebagai buku monograf cetak atau versi ebook (elektronik). 

Informasi lebih mengenai Paket Konversi Buku Monograf, layanan konversi KTI lainnya, terhubung dengan CS untuk konsultasi, dan sebagainya. Bisa mengunjungi website maupun akun media sosial resmi dari Parafrase Indonesia.

Picture of wahyu adji
wahyu adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di Parafrase Indonesia

Tinggalkan Balasan