Panduan Daftar Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 dan Syaratnya

Beasiswa Indonesia Bangkit 2026

Bagi Anda yang ingin studi lanjut dengan program beasiswa bergengsi dari pemerintah Indonesia. Maka selain menargetkan beasiswa LPDP, juga bisa menargetkan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). 

Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 terbagi dalam beberapa kategori atau jenis. Masing-masing kategori sudah resmi dibuka pendaftarannya. Beberapa kategori BIB bisa diakses masyarakat luas, beberapa lagi punya target pendaftar khusus. Berikut informasinya. 

Baca Juga: Cara Daftar Hibah BRIN Skema RIIM Kompetisi Tahun 2026 dan Syarat

Apa Itu Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)?

Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) adalah program beasiswa hasil kerjasama antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dibiayai melalui Dana Abadi Pendidikan. 

Secara sekilas, program BIB 2026 tidak jauh berbeda dengan program Beasiswa LPDP. Hanya saja, program BIB dikelola langsung oleh Kemenag. Sementara Beasiswa LPDP dikelola oleh pihak LPDP sendiri. 

Program BIB dalam beberapa kategori ditargetkan untuk masyarakat umum. Baik dari kalangan santri, pegawai di bawah naungan Kemenag, maupun masyarakat luas. Beberapa kategori dalam BIB memiliki target penerima khusus. 

Salah satunya dalam Program BIB Kemenag S1 PJJ yang masuk dalam kategori Beasiswa Targeted di dalam BIB 2026. Pada kategori ini, target penerima adalah dari kalangan:

  • Ustadz/Ustadzah atau Pendidik/Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren 
  • Guru (PNS/Non-PNS), atau Pendidik/Tenaga Kependidikan dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Raudhatul Athfal atau Madrasah Ibtidaiyah/Tsanawiyah/Aliyah 
  2. Guru Agama Islam pada Satuan Pendidikan Umum 

Jenis Program BIB Tahun 2026 

Mengutip dari website resmi Beasiswa Kemenag, program Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 terbagi ke dalam 6 kategori. Masing-masing kategori BIB tersebut masih terbagi lagi menjadi beberapa program beasiswa. Berikut penjelasan detailnya: 

1. Beasiswa Akselerasi 

Beasiswa Akselerasi dalam BIB 2026 adalah beasiswa dari LPDP dan Kemenag untuk mendukung percepatan masa studi. Dalam kategori ini, terbagi lagi menjadi 2 subkategori. Yaitu: 

  1. Beasiswa Sarjana Lanjut Magister, beasiswa untuk studi jenjang S1 dan langsung dilanjut ke jenjang S2 (Magister). 
  2. Beasiswa Magister Lanjut Doktor, beasiswa untuk studi jenjang Magister dan langsung dilanjut ke jenjang S3 (Doktor atau PhD). 

Secara umum, kategori ini cocok untuk siapa saja yang ingin mempercepat masa studi tanpa jeda. Sebab setelah menyelesaikan satu jenjang pendidikan, langsung dilanjut ke jenjang berikutnya. Seluruhnya didanai dalam Beasiswa Akselerasi di program BIB tahun 2026. 

Sebagai beasiswa yang mendukung percepatan proses studi para awardee. Maka tidak heran persyaratan yang harus dipenuhi lebih kompleks. Termasuk prestasi tertentu dari para pendaftar. 

Misalnya pada Program Beasiswa Sarjana Lanjut Magister, pendaftar diwajibkan memiliki prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi dapat mengisi riwayat pada aplikasi pendaftaran.

2. Beasiswa Double Degree 

Beasiswa Double Degree dalam BIB adalah program beasiswa untuk mendukung awardee (penerima) meraih dua gelar akademik sekaligus dalam satu masa studi. dalam kategori ini, Kemenag akan melakukan kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi.  

Pada tahun 2026, Double Degree hanya untuk jenjang Sarjana dan Magister (S1 dan S2).dengan 2 subkategori, yaitu: 

  1. Beasiswa Sarjana Double Degree, beasiswa untuk jenjang S1 dan memberikan 2 gelar pendidikan pada awardee. 
  2. Beasiswa Magister Double Degree, beasiswa untuk jenjang S2 dan memberikan 2 gelar pendidikan pada awardee. 

3. Beasiswa Pesantren 

Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 juga mencakup kategori Beasiswa Pesantren. Beasiswa Pesantren adalah beasiswa dalam program BIB yang ditujukan untuk SDM di lingkungan pondok pesantren yang dinaungi Kemenag. 

Sehingga kategori ini memiliki target awardee spesifik. Mencakup kalangan santri, guru (ustadz dan ustadzah), serta tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan pondok pesantren. Beasiswa Pesantren kemudian terbagi menjadi 2 subkategori, yaitu: 

  1. Beasiswa Santri, merupakan beasiswa Kemenag melalui program BIB yang ditujukan untuk para santri atau alumni dari pondok pesantren di bawah naungan Kemenag. Cakupannya adalah santri atau alumni dari: 
  • Pendidikan Madrasah Tsanawiyah/SMP atau Madrasah Aliyah/SMA/SMK;
  • Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Wustha/Ulya;
  • Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Wustha/Ulya; atau
  • Satuan Pendidikan Mu’adalah (SPM) Wustha/Ulya.
  1. Beasiswa Pesantren Magister dan Doktor, merupakan beasiswa Kemenag jenjang Pascasarjana (S2 dan S3) dalam program BIB yang ditujukan untuk pendidik di pondok pesantren. Jenjang S3 untuk Dosen Ma’had Aly. Sedangkan jenjang S2 sasaran lebih luas, tidak hanya untuk Dosen Ma’had Aly. Akan tetapi juga untuk Ustadz/Ustadzah atau Pendidik/Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren dan lulusan pondok pesantren di bawah naungan Kemenag. 

4. Beasiswa Unggulan Keagamaan 

Beasiswa Unggulan Keagamaan adalah beasiswa dalam BIB yang mendukung peningkatan kualitas SDM di ekosistem Kemenag. Kategori ini menjadi BIB yang bisa diakses siapa saja. 

Bukan hanya santri dan dosen di bawah naungan Kemenag, akan tetapi juga masyarakat umum. Pada tahun 2026, kategori ini terbagi menjadi 2 subkategori. Yaitu: 

  1. Beasiswa Unggulan Keagamaan Sarjana. 
  2. Beasiswa Unggulan Keagamaan Magister dan Doktor. 

5. Beasiswa Targeted

Beasiswa Targeted adalah salah satu kategori dalam program BIB yang ditujukan untuk kalangan tertentu. Sehingga target awardee lebih spesifik. Pada tahun 2026, kategori ini membuka 1 subkategori. 

Yaitu Beasiswa PJJ Keagamaan atau Program S1 PJJ. PJJ kependekan dari Pembelajaran Jarak Jauh dan subkategori ini menargetkan ustadz/ustadzah dan guru di bawah binaan Kemenag.  

6. Beasiswa Partnership 

Beasiswa Partnership adalah beasiswa dalam program BIB hasil kerjasama antara Kemenag dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia maupun di luar negeri. Pada kategori ini, pilihan program studi dan perguruan tinggi tujuan sudah ditentukan pihak Kemenag. 

Sebab bergantung pada Kemenag yang menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi mana dan seperti apa kesepakatan dalam kerjasama tersebut. Pada tahun 2026, terbagi menjadi 2 subkategori. Yaitu: 

  1. Indonesian Consortium for Religious Studies (ICSR) 
  2. Australian Awards Scholarship. 

Baca Juga: Resmi Dibuka! Rekomendasi 3 Beasiswa Dosen 2026 untuk S2/S3

Persyaratan Umum Program BIB 2026 

Dalam persyaratan di program Beasiswa Indonesia Bangkit 2026, secara umum terdiri dari persyaratan umum dan persyaratan khusus. Detail persyaratan akan berbeda-beda di masing-masing kategori BIB 2026. Meskipun begitu, berikut adalah 5 poin persyaratan umum yang masuk ke syarat seluruh kategori BIB di tahun 2026: 

  1. Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), sehingga tidak bisa diakses Warga Negara Asing (WNA). 
  2. Memenuhi kualifikasi akademik sesuai kategori BIB yang dituju oleh pendaftar. Misalnya, jika mendaftar di Program BIB Kemenag S1 Unggulan Keagamaan, maka wajib sudah memiliki ijazah SMA/SMK atau sederajat. Contoh lain, jika mendaftar di Program BIB Kemenag S2 S3 Unggulan Keagamaan, jika masuk ke jenjang S2 maka pendaftar wajib sudah memiliki ijazah S1. 
  3. Memenuhi persyaratan pendaftaran mahasiswa baru di perguruan tinggi tujuan. 
  4. Memiliki komitmen untuk menyelesaikan studi dengan durasi sesuai ketentuan yang ditetapkan perguruan tinggi tujuan. 
  5. Memenuhi persyaratan administrasi, yakni mampu melengkapi persyaratan administrasi pendaftaran sesuai kategori BIB yang dituju oleh pendaftar. 

Sebagai informasi tambahan, persyaratan umum untuk seluruh kategori BIB 2026 tidak hanya 5 poin di atas. Masing-masing kategori memiliki detail persyaratan umum tersendiri dan berbeda satu sama lain. Rinciannya bisa dibaca di buku panduan masing-masing kategori tersebut.  di link https://beasiswa.kemenag.go.id/

Silahkan scrol ke bawah, sampai menemukan rincian Booklet LPDP seperti pada gambar di bawah ini: 

Baca Juga: Cara Mendapatkan LoA Beasiswa S3 Luar Negeri

Cakupan Pendanaan Program BIB 2026

Secara umum, program Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 merupakan beasiswa bersifat penuh. Cakupan pendanaan terbagi dalam 2 kategori utama sebagaimana ciri khas pendanaan untuk Beasiswa LPDP. Yakni dana pendidikan dan dana pendukung. 

Hanya saja, cakupan pendanaan di dana pendidikan dan dana pendukung antara satu kategori BIB 2026 dengan kategori lain berbeda-beda. Sebagai perbandingan, berikut adalah cakupan pendanaan untuk Beasiswa Unggulan Keagamaan: 

1. Dana Pendidikan

  • Dana Pendaftaran 
  • Dana SPP/UKT (Tuition Fee) 
  • Dana Tunjangan Buku 
  • Dana Penelitian Tesis/Disertasi 
  • Dana Seminar Internasional 
  • Dana Publikasi Jurnal Internasional 

2. Dana Pendukung 

  • Dana Transportasi 
  • Dana Hidup Bulanan 
  • Dana Asuransi Kesehatan 
  • Dana Kedatangan 
  • Dana Aplikasi Visa* (Khusus untuk studi di LN) 
  • Dana Tunjangan Keluarga* (Khusus untuk studi di jenjang Doktor – S3) 

Sedangkan berikut, adalah cakupan pendanaan untuk kategori Beasiswa Targeted (Program BIB Kemenag S1 PJJ) tahun 2026: 

1. Dana Pendidikan

  • Dana Pendaftaran 
  • Dana SPP/Tuition Fee/UKT 
  • Dana Tunjangan Buku 
  • Dana Penelitian Skripsi 

2. Dana Pendukung 

  • Dana Asuransi Kesehatan 
  • Dana Hidup Bulanan 

Sebagai catatan tambahan, meskipun cakupan pendanaan di setiap kategori program BIB berbeda satu sama lain. Namun secara garis besar, cakupan pada BIB bersifat penuh. Sehingga tidak hanya menyediakan dana pendidikan. Akan tetapi juga dana nonpendidikan, seperti tunjangan bulanan selama masa studi. 

Cara Melakukan Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 

Pendaftaran untuk seluruh kategori di dalam program Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 dilakukan secara daring. Yakni melalui laman berikut https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/

Para pendaftar wajib registrasi akun dan disusul dengan memilih kategori di dalam program BIB yang dituju. Adapun untuk jadwal pendaftaran, menyesuaikan dengan timeline masing-masing kategori. Sebab berbeda satu sama lain, atau tidak dibuka bersamaan. 

Pastikan juga untuk mengisi formulir pendaftaran sesuai ketentuan. Sekaligus melampirkan seluruh syarat administrasi sesuai ketentuan kategori BIB yang dituju. Selebihnya tinggal menunggu pengumuman jadwal seleksi. Tahapan seleksi di masing-masing kategori juga berbeda, silahkan menyesuaikan. 

Ikuti informasi terkait berita seputar pendidikan perguruan tinggi di Indonesia dari Parafrase Indonesia dan dapatkan E-Book Panduan Anti Plagiarisme secara gratis dari kami.

sumber: 

  1. Peluang Emas Kuliah Gratis! Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 Resmi Dibuka. (2026). UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Diakses pada 5 Mei 2026 dari https://uinbanten.ac.id/peluang-emas-kuliah-gratis-beasiswa-indonesia-bangkit-bib-kemenag-2026-resmi-dibuka/
  2. Buku Panduan Program Beasiswa dan User Manual Penggunaan Aplikasi. (2026). Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Diakses pada 5 Mei 2026 dari https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/info-guide/eyJpdiI6IjFnMmxxTzBZNnY0dDdIVzN1dnpGUHc9PSIsInZhbHVlIjoid216T0dmUjFFbEd1cXZTcUxhaC9Pdz09IiwibWFjIjoiYTZlZjZmZjc1ODA5NmVlNTk2YzY0ZDgxZGUzOGZjMjU0YjA3OGE1ZjQ0MzdhNjkyNmZkMDgxM2VjMjlhZDgxNSIsInRhZyI6IiJ9

Bagikan artikel ini melalui

Picture of wahyu adji
wahyu adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di Parafrase Indonesia

Tinggalkan Balasan