Inilah 7 Cara Cek DOI Jurnal untuk Referensi Publikasi Ilmiah

cara cek doi jurnal

Bagaimana cara cek DOI Jurnal pada suatu artikel ilmiah? Berikut ini informasi penting untuk mengecek jurnal pada sistem DOI sehingga bisa menggunakan artikel jurnal sebagai sumber rujukan pada karya tulis ilmiah.

Apa Itu DOI Jurnal?

DOI adalah Digital Object Identifier (DOI) yang merupakan kode unik untuk mengidentifikasi objek konten dalam lingkungan digital. DOI ini memiliki sifat permanen dan unik. 

Ini berarti satu DOI hanya dapat dimiliki oleh suatu konten digital saja. DOI ini juga memiliki sifat abadi sehingga selamanya menjadi milik konten digital dan tidak mungkin ditiru atau diplagiat begitu saja. DOI juga bisa menjadi link URL permanen untuk suatu konten digital. 

DOI terdapat pada semua entitas digital. Pada publikasi ilmiah sendiri, DOI melekat pada jurnal yang profesional dan serius. 

Ini karena DOI perlu adanya proses pengajuan ke pihak berwenang yaitu International DOI Foundation sehingga pengelola jurnal perlu memenuhi beberapa syarat atau prosedur. Inilah yang membuat tidak semua jurnal memiliki DOI. 

Jurnal yang memiliki DOI ini akan memperkuat kredibilitas di dalamnya. Apalagi jurnal terindeks Scopus umumnya memang memiliki DOI.

Baca Juga: Cara Download Jurnal Internasional Gratis dengan DOI

Mengapa Penting Mengecek DOI Jurnal?

Adanya DOI pada suatu jurnal umumnya akan memberikan informasi mengenai kredibilitas jurnal tersebut dan menjadi sarana dosen untuk mempertimbangkan melakukan konversi KTI menggunakan kumpulan jurnal. Selain itu, ada beberapa alasan mengapa penting mengecek DOI jurnal, seperti berikut ini: 

1. Identifikasi Jurnal

Mengecek DOI jurnal adalah suatu hal yang penting karena dapat membantu identifikasi jurnal tersebut. Ini nantinya akan mencegah adanya kesalahan, karena mencari dengan menggunakan nama atau judul masih bisa menyebabkan kesalahan. Namun, dengan menggunakan DOI, resiko salah membaca jurnal bisa lebih minimal. 

2. Mudah Mencari di Internet 

DOI dapat menggantikan link URL website tempat artikel berasa. Ini bisa membantu dalam mengakses laman artikel tersebut dalam waktu singkat dan juga tepat. 

3. Mencari Artikel yang Lebih Kredibel 

DOI tidak dimiliki oleh semua pengelola jurnal. Adanya DOI menunjukkan kredibilitas suatu pengelola jurnal. Mengecek DOI bisa membantu mengetahui apakah jurnal terkait sudah memenuhi kriteria dan kredibel atau tidak.

Baca Juga:

Cara Cek DOI Jurnal

Berikut ini adalah cara cek jurnal DOI yang tepat sehingga dapat berguna untuk proses penulisan karya tulis. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Periksa Langsung di Artikel Jurnal

Cara mengecek DOI jurnal bisa menggunakan data pada jurnal secara langsung. Menemukan data DOI di jurnal bisa dengan memeriksa halaman awal artikel jurnal yang umumnya ada di dekat judul artikel. 

Selanjutnya bisa juga memeriksa bagian footer halaman. Lihat sisi bawah setiap halaman untuk menemukan nomor DOI jurnal. Selain itu, cek juga bagian referensi jurnal  untuk menemukan kode unik DOI.

2. Mengecek di Website Resmi Jurnal

Pencarian jurnal bisa menggunakan website resmi jurnal terkait, yaitu tempat di mana artikel ilmiah tersebut terbit. Jurnal umumnya akan terbit dari pengelola jurnal universitas atau suatu instansi.

Misalnya untuk jurnal Kesmas yang dikelola oleh Universitas Indonesia, pencarian bisa menggunakan link https://scholarhub.ui.ac.id/kesmas/. Nantinya akan dapat mencari artikel relevan yang menampilkan DOI jurnal.

3. Gunakan Layanan Pencarian DOI

Cara cek DOI jurnal berikutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan layanan pencarian. Setidaknya terdapat dua contoh layanan pencarian DOI yang bisa Anda gunakan, yakni CrossRef DOI Search dan DOAJ (Directory of Open Access Journals).

Adapun cara cek DOI dengan menggunakan kedua layanan tersebut adalah:

A. CrossRef DOI Search

Berikut langkah-langkah ketika Anda ingin mencari DOI jurnal dengan CrossRef DOI Search, yakni:

a. Buka situs resmi CrossRef DOI Search di laman https://www.crossref.org/guestquery/.

b. Setelah itu masukkan informasi terkait karya tulis ilmiah yang Anda gunakan pada kolom pencarian, seperti nama penulis, judul artikel, dan lainnya.

c. Lihat hasil pencarian untuk menemukan DOI dari artikel jurnal tersebut.

B. DOAJ (Directory of Open Access Journals)

Bagi Anda yang ingin mencari DOI jurnal lewat DOAJ, terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan, seperti:

a. Kunjungi laman DOAJ di https://doaj.org/.

b. Cari artikel jurnal yang Anda gunakan pada laman tersebut.

c. Temukan apakah nomor DOI dari artikel jurnal itu tersedia atau tidak.

4. Gunakan Google Scholar

Anda juga bisa menggunakan Google Scholar untuk menemukan DOI jurnal. Google Scholar memang menjadi salah satu basis data yang banyak digunakan untuk menemukan literatur ilmiah.

Cara mengecek DOI dengan menggunakan Google Scholar juga cukup mudah untuk dilakukan. Adapun beberapa tahapan yang mesti Anda lakukan adalah:

a. Membuka laman Google Scholar di https://scholar.google.com/.

b. Masukkan informasi terkait karya tulis yang Anda gunakan pada kolom pencarian. Anda bisa memasukkan judul atau nama penulis dari artikel ilmiah tersebut.

c. Klik hasil pencarian yang sesuai dengan artikel jurnal.

d. Biasanya nomor DOI dari artikel ilmiah tersebut akan dicantumkan pada bagian deskripsi.

5. Cek di Database Akademik

Mengecek basis data akademik juga bisa Anda gunakan untuk menemukan DOI dari artikel jurnal. Banyak pilihan basis data yang bisa Anda gunakan untuk menemukan nomor unik ini, seperti Scopus, PubMed, dan ScienceDirect.

Cara mencari DOI pada setiap basis data tersebut juga tidak jauh berbeda. Pertama-tama, Anda bisa mengakses situs resmi dari setiap basis data akademik tersebut.

Setelah itu, Anda bisa mencari artikel jurnal yang sedang digunakan. Setelah menemukan hasil pencarian, Anda bisa mengecek bagian referensi atau deskripsi dari artikel jurnal. Biasanya DOI dari artikel jurnal itu akan tertera pada bagian tersebut.

6. Gunakan Tools Manajemen Referensi

Bisa juga dengan menggunakan tools manajemen referensi seperti Mendeley. Pencarian bisa menggunakan sistem Mendeley desktop. Pada halaman utama Mendeley, ketikkan judul artikel, lalu sistem akan menunjukkan data publikasi artikel ilmiah terkait termasuk DOI.

7. Mengecek Lewat Browser

Cara lainnya untuk mengecek DOI suatu jurnal yaitu dengan menggunakan browser atau mesin pencari. Ketika menggunakan Google, ketik DOI pada artikel yang ingin dirujuk, setelah itu akan muncul detail artikel tersebut. 

Bisa juga mengetik judul artikelnya. Setelah itu, Google akan menampilkan data tautan website terkait sehingga bisa mencari informasi jurnal.

Baca Juga: [Free Download] Template Buku Monograf Sesuai Standar Dikti

Kesalahan Saat Mengecek Jurnal

Terdapat beberapa kesalahan umum dalam mengecek keaslian DOI, berikut ini beberapa kesalahannya: 

  • Tidak memeriksa metadata dengan benar 
  • Mengandalkan DOI palsu
  • Mengutip file PDF tanpa melakukan verifikasi sumber sebelumnya 
  • Menggunakan jurnal predator

Itulah tujuh cara yang bisa Anda lakukan ketika ingin cek DOI dari artikel jurnal yang sedang digunakan. Dapatkan lebih banyak informasi seputar penulisan dan penyusunan karya ilmiah dengan membaca artikel-artikel terbaru dari Parafrase Indonesia!

Picture of wahyu adji
wahyu adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di Parafrase Indonesia

Tinggalkan Balasan