Program Pelatihan AA dan PEKERTI, Pengertian dan Tujuan

Pelatihan AA dan PEKERTI

Dosen di Indonesia memiliki kewajiban akademik yang kompleks. Sehingga perlu rutin mengembangkan diri untuk meningkatkan kompetensi. Mengikuti pelatihan AA dan PEKERTI menjadi bagian dari strategi tersebut. 

PEKERTI maupun AA menjadi dua program pelatihan yang diselenggarakan pemerintah melalui Kemdiktisaintek. Pelatihan kemudian dilaksanakan sejumlah perguruan tinggi yang memenuhi standar Kemdiktisaintek. Lalu, apa itu PEKERTI maupun AA? Berikut informasinya. 

Baca Juga: 10 Bentuk Kegiatan Tugas Penunjang BKD untuk Memenuhi Nilai

Apa Itu PEKERTI?

PEKERTI (Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional) adalah program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dosen dan ditujukan untuk dosen pemula. 

Program PEKERTI ideal untuk dosen yang belum mengikuti pelatihan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik. Sehingga membantu dosen untuk menguasai kompetensi tersebut agar bisa lebih mudah menjalankan tugas pokok pendidikan dan pengajaran. 

Tugas pendidikan dan pengajaran tidak hanya berisi kegiatan mengajar mahasiswa. Namun juga ada unsur lain seperti mengembangkan bahan ajar, membimbing mahasiswa menyusun tugas akhir, membimbing program KKN, dan sebagainya. 

PEKERTI fokus pada kompetensi pedagogik, sehingga menunjang kegiatan dosen mengajar mahasiswa. Kompetensi inti penting agar proses dan hasil pembelajaran optimal. Hasil akhirnya, perguruan tinggi bisa mencetak lulusan unggulan. 

Baca Juga: Perubahan Peraturan Sertifikasi Dosen (Serdos) 2025

Apa Itu Pelatihan AA?

Program pelatihan AA (Applied Approach) merupakan program pelatihan lanjutan dalam mengembangkan dan menguatkan kompetensi pedagogik dosen. Sebagai pelatihan lanjutan, maka diikuti dosen setelah mengikuti program PEKERTI. 

Sasaran dalam program AA adalah untuk dosen senior. Melalui program AA inilah dosen bisa mengembangkan kemampuannya dalam menjalankan tugas mengajar. 

Seperti meningkatkan kemampuan dosen dalam mengembangkan perangkat pembelajaran, menyusun teknik evaluasi pembelajaran, menggunakan atau memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran, dan sebagainya. 

Baca Juga: Portofolio Dosen dalam Serdos dan Kriteria Penilaiannya

Tujuan dan Manfaat Mengikuti AA dan PEKERTI

Melalui penjelasan di atas terkait definisi pelatihan AA dan PEKERTI, tentunya bisa dipahami bahwa keduanya sangat penting untuk diikuti oleh para dosen. Bahkan kedua pelatihan ini wajib diikuti semua dosen di Indonesia. 

Tentunya bukan tanpa alasan, sebab memang bermanfaat besar bagi dosen. Berikut adalah beberapa tujuan sekaligus manfaat dari kedua program pelatihan tersebut: 

1. Mendukung Dosen Menjalankan Tugas Pendidikan 

Pelatihan PEKERTI online dan offline, serta pelatihan AA pada dasarnya mengasah kompetensi pedagogik dosen. Sehingga setelah mengikuti keduanya, dosen bisa lebih mudah dalam menjalankan tugas pendidikan dan pengajaran. Proses transfer ilmu berjalan baik dan dosen mampu menciptakan suasana pembelajaran kondusif. 

2. Meningkatkan Mutu Proses dan Hasil Kegiatan Pembelajaran 

Melalui kompetensi pedagogik dosen yang sudah ditingkatkan lewat pelatihan AA dan PEKERTI. Maka tentunya dosen memiliki kemampuan dalam meningkatkan maupun menjaga mutu proses pembelajaran. 

Kemudian berimbas pada peningkatan mutu hasil pembelajaran tersebut. Mahasiswa lebih memahami materi dan mampu mengaplikasikannya. Hal ini tentunya menjadi tujuan dari penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi. Proses transfer ilmu berjalan lancar dan mahasiswa mendapat pengetahuan baru. 

3. Menunjang Kelancaran Tugas Pendidikan 

Melalui Pelatihan AA maupun PEKERTI bisa menjadi solusi terkait kendala saat melakukan pengajaran. Sebab pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi pedagogik dosen. Sehingga dosen lebih siap menghadapi dan mengatasi kendala dalam mengajar. Pembelajaran pun berjalan lancar dengan hasil optimal. 

4. Mengoptimalkan Kinerja Akademik Dosen 

Tujuan dan manfaat berikutnya dari PEKERTI dan juga pelatihan AA adalah mengoptimalkan kinerja akademik dosen. Pertama, dosen bisa lebih produktif menjalankan tugas pendidikan dan pengajaran. 

Kedua, sejalan dengan hal tersebut maka dosen memiliki sumber daya memadai untuk menjalankan tugas akademik lainnya. Baik itu penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan berbagai tugas penunjang maupun tugas tambahan. 

Jadi, kinerja akademik dosen optimal karena lebih mudah menjalankan tri dharma dan tugas akademik lain dengan baik. Inilah alasan kenapa kedua pelatihan ini penting untuk diikuti dosen. Sebab tidak hanya menguatkan kinerja tugas pendidikan, akan tetapi juga tugas akademik lainnya. 

5. Membantu Dosen Memenuhi Syarat Sertifikasi Dosen (Serdos) 

Pada serdos di tahun 2025, salah satu syarat dalam serdos tersebut adalah dosen memiliki sertifikat PEKERTI dan juga sertifikat AA. Sementara untuk serdos di tahun 2026 bisa menunggu penerbitan petunjuk teknis baru dari Kemdiktisaintek. 

Namun, diprediksi akan tetap ada syarat dua sertifikat pelatihan tersebut. Sebab menjadi pelatihan yang meningkatkan kompetensi sebagai dosen. Sementara serdos sendiri adalah proses penilaian atau uji kompetensi dosen dalam menjalankan tri dharma. 

Jadi, mengikuti AA dan PEKERTI penting bagi dosen agar lebih mudah eligible menjadi peserta serdos. Kompetensi yang optimal juga menunjang portofolio dosen sesuai ketentuan. Sehingga hasil penilaian asesor serdos juga baik. Peluang lulus serdos pun lebih tinggi. 

Tata Cara Mengikuti PEKERTI dan AA 

Memahami bahwa pelatihan AA dan PEKERTI wajib diikuti semua dosen. Sekaligus ada banyak manfaat bisa didapatkan dari kedua pelatihan ini. Maka tentunya dosen perlu segera mengikuti keduanya. Dimulai dari mengikuti pelatihan PEKERTI online maupun offline. Disusul pelatihan AA. 

Lalu, bagaimana cara mengikuti pelatihan AA maupun pelatihan PEKERTI dosen tersebut? Berikut detail tata caranya: 

1. Mencari Penyelenggara Pelatihan AA dan PEKERTI 

Tahap pertama untuk bisa mengikuti pelatihan PEKERTI online maupun pelatihan A adalah mencari dan memilih penyelenggaranya. Penyelenggara kedua program pelatihan ini adalah dari perguruan tinggi, baik itu PTN maupun PTS. 

Hanya saja, harus yang diakui Kemdiktisaintek sebagai penyelenggara resmi. Sesuai ketentuan, perguruan tinggi perlu mengajukan diri sebagai penyelenggara. Kemudian akan dilakukan penilaian dan seleksi oleh Kemdiktisaintek. Daftar penyelenggara resmi akan diumumkan Kemdiktisaintek, dosen bisa mulai dari surat edaran ini. 

2. Melakukan Pendaftaran dan Pembayaran Sesuai Ketentuan 

Tahap kedua, dosen yang sudah memiliki penyelenggara tujuan. Maka tinggal melakukan pendaftaran sesuai ketentuan pihak penyelenggara. Pendaftaran bisa secara online, offline, maupun kombinasi keduanya. 

Setelah itu, dosen akan diminta melakukan pembayaran. Besaran biaya untuk pelatihan AA dan PEKERTI berbeda-beda di setiap penyelenggara. Jadi, silahkan melakukan pembayaran segera untuk mengamankan kuota. 

3. Mengikuti Pelatihan Sampai Tuntas 

Pihak penyelenggara nantinya akan menginformasikan detail jadwal dan mekanisme penyelenggaraan pelatihan. Sejak awal, sudah akan dijelaskan pelatihan dilakukan online, offline, atau hybrid (kombinasi keduanya). Silahkan mengikuti pelatihan sesuai jadwal dan sistem yang diterapkan. Pastikan mengikuti sampai tuntas. 

4. Menerima Sertifikat 

Tahap akhir, dosen yang menjadi peserta pelatihan AA maupun PEKERTI akan menerima sertifikat. Sertifikat inilah yang menjadi bukti dosen sudah mengikuti kedua program pelatihan tersebut. 

Kemdiktisaintek sekali lagi menentukan perguruan tinggi mana saja yang secara resmi menjadi penyelenggara pelatihan AA dan PEKERTI. Jadi, pastikan sudah masuk ke penyelenggara resmi agar sertifikat diakui dalam memenuhi syarat serdos dan kebutuhan akademik lainnya. 

Dalam pemenuhan serdos tentunya harus menyiapkan beberapa komponen penting seperti karya ilmiah dan publikasi yang bisa diklaim menjadi nilai di BKD, Parafrase Indonesia memiliki layanan Konversi KTI guna membantu dosen dalam pemenuhan BKD dan Serdos.

sumber: 

  1. Regita, N. (2025). Pelatihan PEKERTI dan AA: Cara Efektif Meningkatkan Kompetensi Dosen. Diakses pada 7 Mei 2026 dari https://suteki.co.id/pelatihan-pekerti-dan-aa-cara-efektif-meningkatkan-kompetensi-dosen/
  2. Pelatihan Pekerti-AA: Apa Pentingnya untuk Dosen? (2023). Dunia Dosen. Diakses pada 7 Mei 2026 dari https://duniadosen.com/informasi/pelatihan-pekerti-aa/

Bagikan artikel ini melalui

Picture of wahyu adji
wahyu adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di Parafrase Indonesia

Tinggalkan Balasan