Implikasi Penelitian: Pengertian, Jenis-Jenis, Contoh, hingga Cara Membuat

implikasi penelitian

Implikasi penelitian adalah salah satu bagian yang penting Anda perhatikan ketika sedang mengerjakan sebuah karya tulis ilmiah. Apakah Anda sudah memahami informasi terkait implementasi penelitian ini?

Jadi pastikan untuk membaca artikel berikut hingga tuntas agar Anda bisa mendapatkan setiap informasi yang dibutuhkan secara keseluruhan. Lantas apa sebenarnya yang dimaksud dengan implikasi penelitian tersebut?

Baca Juga: Contoh Lampiran dalam Karya Ilmiah dan Cara Membuatnya

Apa Itu Implikasi Penelitian?

Implikasi penelitian adalah bagian dalam karya tulis ilmiah yang menjelaskan dampak atau kontribusi yang diberikan dari hasil riset tersebut. Dampak yang diberikan dari hasil riset ilmiah ini bisa mencakup berbagai hal.

Misalnya, implikasi yang diberikan oleh hasil penelitian Anda bisa berdampak terhadap teori, praktik, kebijakan, hingga pengembangan metodologi pada bidang ilmu terkait.

Pada dasarnya, implikasi ini akan menunjukkan bagaimana temuan dalam penelitian Anda bisa digunakan atau bermanfaat bagi banyak pihak.

Dampak yang diberikan ini tidak hanya terbatas bagi kalangan akademisi saja, tetapi juga bisa mencakup praktisi, pembuat kebijakan, atau pihak terkait lainnya.

Baca Juga:

Jenis-Jenis Implikasi Penelitian

Dalam praktiknya, terdapat beberapa jenis implikasi yang bisa Anda rumuskan ketika mengerjakan karya tulis ilmiah. Masing-masing implikasi penelitian ini memiliki dampak dan kontribusi yang berbeda-beda dalam setiap jenisnya.

Adapun jenis-jenis implikasi penelitian yang bisa digunakan dalam sebuah riset ilmiah adalah:

1. Implikasi Teoritis

Implikasi teoritis merupakan jenis pertama yang bisa Anda gunakan ketika mengerjakan riset ilmiah. Implikasi ini mengacu pada kontribusi yang bisa diberikan oleh hasil riset yang sudah Anda kerjakan terhadap pengembangan teori atau konsep di bidang keilmuan tertentu.

Contoh penggunaan implikasi ini dalam sebuah riset ilmiah adalah “Penelitian ini memperluas konsep teori motivasi dengan menambahkan dimensi ‘motivasi digital’ yang relevan dengan era teknologi.”

2. Implikasi Praktis

Jenis implikasi berikutnya yang bisa dihasilkan oleh sebuah karya tulis ilmiah adalah implikasi praktis. Implikasi ini akan menunjukkan rekomendasi yang bisa diterapkan di dunia nyata berdasarkan hasil riset ilmiah yang sudah dikerjakan.

Misalnya, karya tulis ilmiah Anda bisa digunakan oleh organisasi, bisnis, atau bidang lainnya serta dapat diterapkan secara langsung dan nyata.

Contoh hasil riset ilmiah yang memberikan implikasi praktis ini adalah “Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan gamifikasi dalam pelatihan kerja dapat meningkatkan keterlibatan karyawan sebesar 25%.”

3. Implikasi Kebijakan

Implikasi kebijakan merupakan jenis dampak berikutnya yang bisa diberikan oleh sebuah hasil karya tulis ilmiah. Seperti namanya, dampak yang diberikan oleh riset ilmiah dengan implikasi ini berkaitan dengan adanya sebuah kebijakan.

Berdasarkan riset yang sudah dikerjakan, Anda bisa menjadikan karya tulis ilmiah tersebut sebagai dasar atau masukan untuk pembuatan atau evaluasi sebuah kebijakan.

Contoh hasil riset ilmiah yang memberikan implikasi kebijakan adalah “Studi ini menyarankan perlunya regulasi perlindungan data pribadi yang lebih ketat untuk mencegah penyalahgunaan informasi pengguna di media sosial.”

4. Implikasi Metodologis

Jenis implikasi penelitian terakhir yang bisa dihasilkan oleh sebuah karya tulis ilmiah adalah implikasi metodologis.

Implikasi ini akan menunjukkan kontribusi yang bisa diberikan oleh hasil riset ilmiah terhadap pengembangan atau inovasi dalam metode penelitian.

Contoh hasil karya tulis ilmiah yang memberikan implikasi ini adalah “Penggunaan pendekatan wawancara berbasis virtual reality dalam penelitian ini terbukti meningkatkan keakuratan data partisipan hingga 15%.”

Baca Juga: Quartile Jurnal Adalah: Pahami Q1 sampai Q4 dalam Publikasi

Cara Membuat Implikasi Penelitian 

Bagaimana cara membuat implikasi penelitian yang benar? Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa pembaca ikuti. 

1. Rangkum Temuan Penelitian

Sebelum memulai penulisan implikasi penelitian, pastikan telah memahami temuan utama pada penelitian terkait. Identifikasi temuan yang paling signifikan pada kegiatan penelitian tersebut. Setelah itu, hubungkan temuan tersebut sehingga dapat mempengaruhi bidang penelitian, masyarakat maupun kebijakan secara luas. 

2. Identifikasi Konteks Implikasi Penelitian

Langkah selanjutnya yaitu tentukan konteks implikasi. Pilih salah satu dari jenis-jenis implikasi yang ada, setelah itu fokuskan pada dampak yang diberikan lewat implikasi penelitian tersebut. Penentuan konteks ini akan mampu membantu mengarahkan penggunaan hasil penelitian dengan implikasi yang tepat. 

3. Memikirkan Implikasi Jangka Panjang

Langkah selanjutnya yaitu memikirkan mengenai implikasi dalam jangka panjang. Pikirkan bagaimana hasil penelitian dapat memberikan dampak pada bidang disiplin ilmu, masyarakat maupun kebijakan secara luas dalam jangka panjang. Ini bisa membantu implikasi yang lebih relevan pada zamannya sehingga dapat digunakan oleh generasi masa depan. 

4. Kumpulkan Bukti Pendukung

Untuk dapat mendukung implikasi penelitian, kumpulkan juga bukti pendukungnya. Ini bisa memberikan pemahaman mengenai perspektif realistis pada implikasi tersebut di dunia nyata. 

5. Menjelaskan Implikasi Penelitian dengan Jelas

Penulisan implikasi penelitian juga harus tersusun secara jelas. Pastikan penulisan implikasi sesuai dengan struktur yang ditentukan sehingga dapat lebih mudah pemahamannya. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti dan juga ringkas. 

6. Tinjau Kembali Penulisan Implikasi

Ketika implikasi sudah dituliskan, lakukan peninjauan kembali. Tinjauan kembali ini bisa membantu menyusun implikasi yang lebih baik sehingga menghindari adanya kesalahan penulisan pada fakta hingga kata-kata di dalamnya. 

Letak Kepenulisan Implikasi Penelitian

Implikasi penelitian merupakan suatu akibat atau dampak dari hasil suatu penelitian. Implikasi penelitian isinya menjelaskan dampak yang mungkin terjadi ketika hasil penelitian diterapkan atau diimplementasikan secara nyata. 

Maka dari itu umumnya implikasi akan tersusun pada bagian bab penutup, lebih jelasnya yaitu pada bagian saran atau masukan. Peneliti nantinya dapat menjelaskan kemungkinan pemanfaatan hasil penelitian tersebut dan juga dampak yang mungkin timbul.

Perbedaan Implikasi Penelitian dan Kesimpulan

Bagaimana perbedaan antara implikasi penelitian dengan kesimpulan? Keduanya merupakan bagian penting dalam bab penutup. Walaupun begitu keduanya memiliki makna dan inti yang berbeda. 

Kesimpulan adalah suatu hasil dari penelitian yang sudah terlaksana. Sementara itu implikasi merupakan kemungkinan yang bisa saja terjadi ketika hasil penemuan tersebut diterapkan secara nyata dan juga kemungkinan bisa mengubah suatu teori yang sudah ada. 

Implikasi sendiri masih menjadi bagian dari kesimpulan. Implikasi penelitian ini juga berbeda dengan rekomendasi. Rekomendasi berisi penjelasan tentang penerapan temuan penelitian untuk menggantikan suatu teori dan juga metode tertentu.

Rekomendasi memiliki tingkat kepastian yang lebih tinggi. Sedangkan implikasi masih berupa hasil perkiraan atau dugaan kemungkinan yang mungkin bisa terjadi di masa depan ketika penerapan terlaksana.

Contoh Implikasi Penelitian

Perhatikan beberapa contoh implikasi penelitian berikut ini: 

1. Implikasi teoritis 

Contoh dari implikasi teoritis yaitu: 

Penelitian ini akan dapat memberikan kontribusi terbarukan pada teori perilaku para konsumen dengan memasukkan beberapa faktor lain seperti faktor sosial media sebagai variabel moderasi yang sebelumnya belum menerima pengkajian. 

2. Implikasi praktis 

Contoh dari implikasi praktis yaitu: 

Hasil penelitian ini dapat berguna sebagai suatu informasi penting mengenai pengelolaan kegiatan belajar di sekolah menggunakan penerapan metode belajar berbasis masalah yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. 

3. Implikasi kebijakan 

Contoh dari implikasi kebijakan yaitu: 

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah perlu mempertimbangkan kajian ulang mengenai revisi undang-undang korupsi sehingga mampu meningkatkan transparansi pemeriksaan keuangan. 

4. Implikasi metodologis 

Contoh dari implikasi metodologis yaitu: 

Pengembangan metode survei adaptif dalam penelitian berikut ini dapat menjadi suatu pandangan para peneliti yang lain ketika bekerja dengan kelompok populasi yang sulit untuk dijangkau.

Itulah informasi lengkap terkait implikasi penelitian dalam sebuah riset ilmiah. Dapatkan lebih banyak informasi seputar penulisan dan penyusunan karya ilmiah dengan membaca artikel-artikel terbaru dari Parafrase Indonesia!

Bagikan artikel ini melalui

Picture of wahyu adji
wahyu adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di Parafrase Indonesia

Tinggalkan Balasan

Cari Artikel Lainnya

Jangan Lewatkan!

Ebook Terbaru🔥

Artikel Terbaru
Cerita Inspiratif
Panduan Akademik
Solusi Akademik
Hasil Konversi
Memahami Skizofernia Pengantar Komunikasi Politik PAI Kreatif