Cara Terbaru Menambahkan Jurnal di Google Scholar

cara menambahkan jurnal di google scholar

Apakah Anda masih bingung bagaimana cara menambahkan jurnal di Google Scholar? Berikut ini adalah beberapa informasi mengenai Google Scholar hingga cara penggunaannya.

Apa Itu Google Scholar?

Google Scholar ini adalah platform mesin pencari yang memberikan akses ke sumber penelitian seperti jurnal ilmiah, tesis, artikel konferensi, buku akademik dan juga publikasi lainnya.

Google Scholar ini akan dapat membantu para peneliti dan juga akademisi sehingga mampu mengembangkan topik penelitian dengan lebih baik. Keuntungan utama dari adanya platform ini yaitu membantu mencari literatur ilmiah yang relevan dengan lebih cepat dan juga efektif. 

Platform Google Scholar juga menawarkan akses ke berbagai jenis sumber daya terkait dengan penelitian akademis secara gratis maupun berbayar. Para peneliti juga bisa memasukkan jurnal atau karya mereka ke dalam Google Scholar sehingga dapat terindeks.

Baca Juga: Contoh Biografi di Google Scholar & 10 Tips Optimasi bagi Dosen

Cara Menambahkan Jurnal di Google Scholar 

1. Pastikan Jurnal Sudah Diterbitkan Secara Resmi

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan untuk menambah karya tulis ilmiah seperti jurnal di Google Scholar adalah memastikan bahwa artikel jurnal tersebut sudah diterbitkan secara resmi. Artinya Anda mesti memastikan terlebih dahulu apakah artikel karya tulis ilmiah tersebut sudah dipublikasikan di penerbit atau pengelola jurnal yang dipilin.

Hal ini bertujuan agar artikel jurnal Anda bisa terlacak di Google Scholar. Sebab Google Scholar biasanya tidak akan menyediakan jurnal yang hanya dipublikasikan di platform pribadi.

2. Mendaftar dan Membuat Profil di Google Scholar

Tahapan berikutnya adalah membuat profil Google Scholar. Jika Anda sudah memasukkan akun Google atau e-mail Gmail di perangkat masing-masing, maka biasanya akun yang digunakan tersebut sudah otomatis terdaftar di Google Scholar.

cara daftar google schoolar

Setelah itu Anda bisa melengkapi profil akun Google Scholar. Anda bisa mengklik “My Profile” di sisi kiri atas laman dan melengkapi data yang diminta pada bagian tersebut.

Cara menambahkan jurnal di Google scholar

3. Periksa Agar Jurnal Anda Terdaftar di Google Scholar

Hal berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah memeriksa apakah jurnal yang ingin dicari dan ditambahkan sudah terdaftar di Google Scholar. Artikel jurnal yang terindeks Google Scholar biasanya berasal dari platform akademik yang sudah terdaftar dan memiliki DOI atau Digital Object Identifier.

Terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memeriksa apakah artikel jurnal yang akan ditambahkan sudah terindeks atau belum. Pertama, Anda bisa memastikan melakukan publikasi di penerbit jurnal yang memiliki metadata lengkap.

Selain itu, Anda juga harus memastikan melakukan publikasi di platform yang memang didukung oleh Google Scholar. Jika Anda sudah melakukan dua hal di atas, maka artikel jurnal yang dimiliki akan terindeks secara otomatis oleh basis data Google Scholar.

Baca Juga: Cara Mencari Jurnal Internasional di Google Scholar

4. Tambahkan Jurnal ke Profil Google Scholar

Cara berikutnya yang bisa Anda lakukan adalah menambahkan jurnal di laman Google Scholar. Terdapat beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menerapkan cara ini, yaitu.

a. Masuk ke laman profil akun Google Scholar Anda.

b. Klik tombol “Add” yang terdapat di bagian kiri atas laman profil Anda.

c. Pilih “Add Articles Manually”.

d. Setelah itu, isi beberapa informasi yang dibutuhkan, seperti.

d.a. “Title” untuk bagian judul jurnal.

d.b. “Authors” untuk nama penulis dari karya tulis ilmiah.

d.c. “Journal Name” untuk nama penerbit atau pengelola jurnal tempat Anda mempublikasikan artikel ilmiah.

d.d. “Year” untuk tahun publikasi artikel.

d.e. “Volume, Issue, dan Pages” untuk nomor volume serta edisi jurnal.

d.f. “DOI” untuk memasukkan kode Digital Object Identifier dari jurnal Anda.

e. Terakhir klik “Save” untuk menyimpan artikel di profil Google Scholar Anda. Nantinya artikel jurnal yang ditambahkan tersebut akan muncul di akun pribadi Anda.

Parafrase Indonesia memiliki E-Book Anti Plagiarisme yang dapat membantu anda menghindari plagiarisme yang sering terjadi saat penulisan artikel jurnal ilmiah

5. Periksa Apakah Jurnal Telah Tersedia di Google Scholar

Jika Anda sudah menambahkan artikel jurnal di Google Scholar, bukan berarti tugas yang mesti dilakukan selesai begitu saja. Langkah berikutnya yang mesti Anda lakukan adalah memeriksa kembali apakah jurnal tersebut sudah tersedia di Google Scholar atau belum.

Pastikan artikel jurnal Anda sudah muncul di profil akun pribadi. Hal ini bertujuan agar artikel jurnal yang sudah Anda tambahkan masuk ke dalam sistem Google Scholar.

Perlu Anda ketahui bahwa proses pengindeksan jurnal di Google Scholar mungkin akan berlangsung selama beberapa waktu tertentu. Oleh sebab itu, Anda bisa mengecek secara berkala apakah artikel jurnal tersebut sudah terindeks atau belum.

6. Memastikan Ketersediaan Akses Jurnal

Ketika menambahkan artikel jurnal di Google Scholar, Anda harus memastikan ketersediaan akses dari karya tulis ilmiah tersebut. Sebab pada dasarnya, menambahkan artikel jurnal di Google Scholar bertujuan agar karya tulis yang sudah Anda buat bisa menjangkau lebih banyak pembaca.

Jika akses artikel jurnal Anda ternyata tidak mumpuni, maka tujuan utama dari hal tersebut tentu tidak akan tercapai nantinya. Oleh sebab itu, Anda juga harus memperhatikan hal ini ketika menambahkan artikel jurnal di Google Scholar.

Tips Agar Jurnal Diindeks dan Diterima

Ada beberapa tips agar jurnal yang terkirim di Google Scholar dapat terindeks dan diterima. Berikut ini adalah beberapa syarat penting yang harus menjadi perhatian sebelum submit jurnal ke Google Scholar. 

1. Tulisan Orisinil

Tips agar jurnal mudah terindeks dalam Google Scholar yang pertama yaitu memastikan bahwa tulisan sudah orisinil. Pastikan bahwa jurnal yang telah tersusun memiliki orisinalitas yang sesuai dengan ketentuan. 

Karya yang tidak orisinil akan sulit untuk dapat diterima. Maka dari itu pastikan bahwa karya yang telah tersusun tersebut sudah orisinal sebelum memasukkannya pada Google Scholar. 

2. Mengoptimalkan Meta Data

Untuk memastikan bahwa karya tulis sudah terindeks dan diterima pada Google Scholar, pastikan untuk menggunakan struktur metadata yang sesuai. Pertama-tama gunakan struktur metadata yang sesuai seperti Highwire Press atau Dublin Core. 

Setelah itu simpan artikel dalam format PDF dengan judul dan meta data yang lengkap. Pastikan juga bahwa akses sudah publik tanpa harus login atau memiliki batasan tertentu. 

3. Pastikan Struktur Benar

Selanjutnya pastikan bahwa informasi pada jurnal tersebut sudah tersusun dengan tepat. Informasi seperti judul, penulis dan juga referensi harus terstruktur dengan benar sehingga dapat diterima.

4. Bersifat Ilmiah

Google Scholar merupakan platform pencarian untuk karya tulis yang bersifat ilmiah sehingga mampu membantu proses penelitian suatu topik. Untuk dapat masuk pada database, pastikan bahwa karya yang ingin dimasukkan ke sistem sudah bersifat ilmiah.

Keunggulan Google Scholar

Penggunaan Google Scholar cukup umum pada publikasi jurnal dan artikel ilmiah. Terdapat beberapa keunggulan tersendiri ketika menggunakan Google Scholar untuk publikasi jurnal.

  • Melihat informasi tentang semua publikasi ilmiah yang terindeks dari halaman Google Cendekia. Ini akan dapat membantu para peneliti dalam mencari jurnal di Google Scholar atau karya tulis yang sesuai dengan topik yang mereka inginkan. 
  • Google Scholar juga bisa membantu para penulis dalam mengetahui berapa jumlah orang yang telah melakukan situasi pada artikel ilmiah yang telah kamu buat. Ini akan membantu memahami seberapa banyak artikel tersebut sudah dibaca dan digunakan di berbagai kesempatan. 
  • Partikel yang ada pada Google Scholar juga akan membantu menjadi referensi untuk proses evaluasi penelitian pada Sinta Research Portal. Hal ini tentunya akan membantu proses penelitian dengan lebih baik.

Dapatkan lebih banyak informasi seputar penyusunan karya ilmiah dengan membaca artikel terbaru dari Parafrase Indonesia!

Artikel pertama kali ditulis oleh Dhea Salsabila, kemudian diperbarui oleh Wahyu Adji Nugraha pada 18 Juli 2026.

Picture of wahyu adji
wahyu adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di Parafrase Indonesia

Tinggalkan Balasan