Sudahkan Anda mengetahui bagaimana cara membuat watermark di Word? Sebenarnya, seberapa penting keberadaan tanda air dalam dokumen karya yang Anda kerjakan?
Kali ini Parafrase Indonesia akan membahas beberapa informasi terkait watermark. Jadi, pastikan untuk membaca artikel berikut hingga tuntas agar bisa mendapatkan jawaban dari pertanyaan di atas secara lengkap, ya!
Daftar Isi
ToggleApa Itu Watermark di Word?
Watermark di Word adalah tanda visual yang muncul di belakang teks utama dokumen. Tanda ini bisa berbentuk tulisan, gambar, logo, maupun ikon yang dibuat lebih transparan agar tidak mengganggu isi halaman. Biasanya, watermark ditempatkan di tengah halaman dengan posisi diagonal atau horizontal.
Dalam dokumen resmi, watermark sering dipakai untuk menunjukkan status dokumen. Misalnya, tulisan “DRAFT” menandakan dokumen masih dalam proses revisi, sedangkan tulisan “CONFIDENTIAL” menunjukkan dokumen bersifat terbatas. Sementara itu, watermark logo sering dipakai oleh kampus, perusahaan, lembaga, penerbit, atau organisasi agar dokumen memiliki identitas visual yang jelas.
Dengan memahami Cara Membuat Watermark di Word, Anda tidak hanya bisa menambahkan tanda air biasa, tetapi juga bisa mengatur tampilan dokumen agar tetap mudah dibaca.
Baca Juga: Cara Merapikan Spasi di Word, Mudah dan Cepat
Jenis-Jenis Watermark
Dalam praktiknya, terdapat beberapa jenis watermark yang bisa digunakan penulis untuk menandai dokumen karya yang sudah mereka kerjakan.
Secara umum, terdapat tiga jenis tanda air yang sering digunakan dalam sebuah karya, yakni:
1. Text Watermark
Jenis tanda air pertama yang bisa digunakan oleh pemilik karya adalah text watermark. Jenis ini sekaligus menjadi bentuk yang paling sederhana jika dibandingkan dengan tanda lainnya.
Biasanya text watermark berisi beberapa kata atau kalimat, seperti “Copyright © [Nama]” untuk menunjukkan pemilik karya.
Selain itu, watermark jenis ini juga bisa berbentuk kata atau kalimat peringatan, seperti “confidential”, “do not copy”, dan sejenisnya.
Umumnya text watermark digunakan untuk karya digital yang memiliki tampilan visual, seperti foto, desain, video, dan lainnya.
2. Picture Watermark
Picture watermark merupakan jenis tanda air kedua yang bisa Anda gunakan dalam karya yang sudah dibuat. Jenis watermark ini menggunakan gambar sebagai penanda bahwa karya tersebut merupakan milik Anda.
Biasanya picture watermark menggunakan logo atau karakter unik yang mencerminkan kepemilikan seseorang. Gambar ini kemudian ditempel di bagian sudut karya, sehingga tidak mengganggu tampilan utamanya.
Jenis watermark ini bisa digunakan di beberapa jenis karya, seperti foto, video, desain, lukisan, dan lainnya. Penggunaan picture watermark bisa memberikan kesan profesional dari seorang pemilik terhadap karya ciptaannya.
3. Pattern Watermark
Jenis tanda air terakhir yang bisa digunakan pada sebuah karya adalah pattern watermark. Sekilas pattern watermark memiliki kemiripan dengan picture watermark.
Sebab pattern watermark akan menggunakan pola tertentu yang membentuk sebuah gambar transparan dan digunakan sebagai tanda air.
Meskipun demikian, jenis watermark ini biasanya tidak serumit tanda air gambar.
Akan tetapi, dibutuhkan software tertentu agar watermark jenis ini bisa digunakan tanpa mengganggu tampilan visual dari karya yang sudah Anda buat.
Baca Juga:
- Cara Merapikan Spasi di Word, Mudah dan Cepat
- Cara Merapikan Paragraf di Word, Lengkap dengan Shortcutnya
- Cara Mengatur Margin dan Ukuran kertas di Word
- Cara Menghilangkan Page Break di Word, Mudah!
- Cara Menulis Rumus di Word Beserta Tutorial Gambar
Cara Membuat Watermark di Word
Banyak tools yang bisa Anda gunakan untuk membuat watermark pada sebuah dokumen, khususnya karya tulis ilmiah.
Salah satu aplikasi yang bisa Anda manfaatkan untuk membuat watermark adalah Microsoft Word. Lantas bagaimana cara membuat watermark di Word tersebut?
1. Cara Membuat Watermark Teks di Word
Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat text watermark dengan Ms. Word, yaitu:
- Berikut Cara Membuat Watermark di Word dengan teks sendiri:
- Buka dokumen Word yang ingin Anda beri tanda air.
- Klik tab Design.
- Pilih Watermark.
- Klik Custom Watermark.
- Pilih Text Watermark.
- Ketik teks yang ingin dijadikan watermark.
- Atur bahasa, jenis font, ukuran, warna, layout, dan transparansi.
- Pilih posisi diagonal atau horizontal sesuai kebutuhan.
- Klik OK.
Setelah itu, watermark teks akan muncul di belakang isi dokumen. Jika ingin tampilan lebih formal, gunakan kata yang singkat dan jelas. Hindari teks watermark yang terlalu panjang karena bisa membuat halaman terlihat penuh dan mengganggu keterbacaan
2. Cara Membuat Picture Watermark
Jika Anda ingin menggunakan picture watermark pada karya ilmiah yang sudah dibuat, pastikan untuk mempersiapkan gambar yang akan digunakan sebagai tanda air terlebih dahulu.
Adapun cara membuat picture watermark di aplikasi Ms. Word adalah:
- Buka aplikasi Ms. Word.
- Pilih menu “Design” pada bagian atas dokumen. Setelah itu klik bagian “Watermark” yang ada di menu tersebut.
- Kemudian klik “Custom Watermark” yang terdapat dalam pilihan bagian “Watermark”.
- Nantinya akan muncul jendela “Printed Watermark” setelah Anda mengklik bagian tersebut. Kemudian centang bagian “Picture Watermark” yang ada di jendela tersebut.
- Setelah itu, klik “Select Picture”. Anda akan diminta untuk memilih gambar yang ada di perangkat untuk digunakan sebagai tanda air.
- Klik gambar yang sudah Anda persiapkan.
- Jika gambar sudah terpilih, klik “OK” pada bagian bawah jendela tersebut.
- Picture watermark akan terpasang di dokumen karya yang sudah Anda buat.
3. Cara Membuat Watermark Logo di Word
Untuk kebutuhan identitas lembaga, Cara Membuat Watermark di Word juga bisa dilakukan dengan logo. Watermark logo sering digunakan pada dokumen lembaga agar identitas visual lebih kuat. Jenis watermark ini cocok untuk surat resmi, laporan kegiatan, proposal kerja sama, bahan ajar, modul, sertifikat, atau dokumen internal.
Berikut Cara Membuat Watermark di Word memakai logo:
- Siapkan file logo yang ingin digunakan.
- Buka dokumen Microsoft Word.
- Klik tab Design.
- Pilih Watermark.
- Klik Custom Watermark.
- Pilih Picture Watermark.
- Klik Select Picture.
- Pilih gambar logo dari perangkat Anda.
- Atur Scale jika ukuran logo terlalu besar atau terlalu kecil.
- Centang Washout jika ingin logo tampak lebih transparan.
- Klik OK.
Setelah langkah tersebut selesai, watermark logo akan muncul di dokumen Word. Jika logo terlihat terlalu kecil, ulangi langkah yang sama dan ubah bagian Scale. Jika logo terlihat terlalu tebal, gunakan opsi Washout atau atur ulang transparansinya melalui area header.
Bagaimana Cara Membuat Watermark Transparan di Word?
Watermark yang baik harus terlihat, tetapi tidak mengganggu isi dokumen. Karena itu, transparansi menjadi bagian penting dalam Cara Membuat Watermark di Word. Jika watermark terlalu gelap, pembaca akan kesulitan membaca teks utama. Jika terlalu samar, watermark tidak menjalankan fungsinya sebagai tanda dokumen.
Untuk watermark logo, Anda bisa mengatur transparansi dengan cara berikut:
- Klik dua kali area header.
- Arahkan kursor ke watermark sampai muncul tanda panah empat arah.
- Klik watermark.
- Masuk ke Picture Format.
- Atur Brightness, Contrast, Recolor, atau Picture Transparency.
- Tutup area header.
Untuk watermark teks, Anda bisa mengatur warna menjadi lebih muda atau menyesuaikan transparansinya. Pilih warna abu-abu muda jika dokumen berisi teks hitam. Warna ini biasanya cukup aman karena tetap terlihat tanpa mengalahkan isi utama.
Jika Anda memakai custom watermark gambar, aktifkan opsi Washout saat memilih Picture Watermark. Opsi ini membuat gambar terlihat lebih pudar sehingga lebih nyaman dilihat di belakang teks dokumen.
Cara Membuat Watermark di Halaman Tertentu
Ketika Anda menerapkan cara di atas, maka tanda air akan terpasang di seluruh halaman dokumen yang sudah dikerjakan. Namun ada kalanya seseorang hanya perlu mencantumkan watermark di halaman tertentu saja.
Jika Anda memiliki keperluan yang sama, maka perlu mengatur kembali watermark yang digunakan dalam dokumen.
Adapun langkah-langkah membuat watermark khusus di halaman tertentu saja adalah:
- Buka kembali dokumen yang sudah Anda pasang watermark.
- Klik dua kali pada bagian atas halaman untuk mengaktifkan “Header”.
- Setelah itu pilih “Design Header” yang ada di bagian atas dokumen.
- Kemudian centang pilihan “Different First Page” jika Anda ingin memunculkan watermark khusus di halaman awal saja.
- Sebaliknya jika Anda ingin menggunakan tanda air di seluruh dokumen kecuali halaman pertama, maka bisa mencentang bagian “Different Odd & Even Pages”.
- Nantinya tanda air hanya akan muncul di halaman tertentu saja sesuai dengan pilihan yang sudah Anda tentukan.
Itulah informasi lengkap terkait cara membuat watermark di Ms. Word.
Baca artikel lain dari parafraseindonesia.com untuk mendapatkan lebih banyak informasi terkait tips dan trik penyusunan karya ilmiah dan dapatkan E-Book Anti Plagiarisme secara gratis.

